RKPD Bangkalan 2027 Tetap Prioritaskan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar

31 Maret 2026 14:36 31 Mar 2026 14:36

Thumbnail RKPD Bangkalan 2027 Tetap Prioritaskan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar

Bupati Bangkalan Lukman Hakim mebuka pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten, di Pendopo Pratanu Pemkab Bangkalan (Foto: Ismail Hs/Ketik.com)

KETIK, BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027, Selasa 31 Maret 2026.

Forum tahunan yang menjadi ruang penyelarasan aspirasi masyarakat ini kembali menegaskan fokus pembangunan daerah pada dua sektor utama, infrastruktur dan pelayanan dasar.

Arah kebijakan tersebut bukan tanpa alasan. Usulan masyarakat yang dihimpun berjenjang mulai dari Musrenbang desa, kecamatan, hingga kabupaten menunjukkan bahwa kebutuhan paling mendesak masyarakat masih berkisar pada perbaikan sarana dasar dan peningkatan layanan publik.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi tulang punggung bagi kemajuan daerah. Menurutnya, tanpa fondasi infrastruktur yang memadai, sulit bagi perekonomian daerah untuk tumbuh optimal.

“Fokus pembangunan kita masih pada infrastruktur dan pelayanan dasar. Karena itu yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini,” ujarnya.

Disektor infrastruktur, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan besar terkait kondisi kemantapan jalan yang saat ini berada di kisaran 50–60 persen. Situasi ini membuat pembangunan dan perbaikan jalan tetap menjadi prioritas utama pada RKPD 2027.

Bupati Lukman menuturkan, peningkatan kualitas jalan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga memicu aktivitas ekonomi antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang baru bagi pertumbuhan usaha lokal.

“Sebetulnya pembangunan infrastruktur jalan ini kami target tuntas tahun ini. Namun karena berbagai dinamika, target tersebut belum tercapai dan harus dilanjutkan di tahun 2027,” jelasnya.

Selain infrastruktur, sektor pelayanan publik juga menjadi fokus yang tidak kalah penting. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebersihan lingkungan terus diperkuat agar kualitas hidup masyarakat Bangkalan semakin meningkat.

Salah satu persoalan yang dianggap cukup mendesak adalah penanganan sampah. Pemkab menegaskan bahwa isu ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

“Masalah sampah juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan insyaallah akan kita selesaikan tahun ini,” tegas Bupati.

Musrenbangkab 2026 menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bangkalan untuk memastikan pembangunan tahun 2027 tepat sasaran.

"Pengambilan keputusan yang dibangun berdasarkan aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjawab kebutuhan nyata sekaligus mempercepat kemajuan daerah," harapnya.

Dengan fokus yang tetap pada infrastruktur dan pelayanan dasar, pemerintah optimistis arah pembangunan 2027 akan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan warga Bangkalan.

Kepala Bapperida Bangkalan, Wibagio Suharta, menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi, tetapi juga untuk menyempurnakan rancangan RKPD 2027.

“Melalui Musrenbang ini, kita mengoptimalkan proses perencanaan pembangunan guna mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Sekaligus menghimpun masukan untuk penyempurnaan rancangan RKPD, termasuk kerangka ekonomi daerah, arah kebijakan, prioritas pembangunan, hingga indikasi pendanaan dari berbagai sumber,” jelasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Musrenbang Kabupaten Bangkalan baperida