Melaui Halalbihalal, STKIP Bangkalan Perkuat Silaturahmi dan Mantapkan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

31 Maret 2026 14:34 31 Mar 2026 14:34

Thumbnail Melaui Halalbihalal, STKIP Bangkalan  Perkuat Silaturahmi dan Mantapkan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Ketua STKIP Bangkalan Fajar Hidayatullah beserta sivitas akademika dan mahasiswa saling bersalaman (Foto: Ismail Hs/Ketik.com)

KETIK, BANGKALAN – Suasana keakraban memenuhi lingkungan STKIP Bangkalan saat kampus pendidikan tertua di Bangkalan ini menggelar acara halalbihalal bersama sivitas akademika dan para mitra, Selasa 31Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merajut kembali hubungan baik sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di daerah.

Ketua STKIP PGRI Bangkalan Fajar Hidayatullah dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kebaikan yang telah dilatih sepanjang Ramadan harus dapat dibawa dalam aktivitas selama setahun penuh.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar ibadah bulanan, melainkan latihan mental bagi umat muslim agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap waktu.

“Harapannya, kebaikan yang sudah kita lakukan di bulan Ramadan bisa terus kita jalankan selama setahun penuh. Itu intinya,” ujarnya.

Acara halalbihalal tahun ini terasa lebih spesial karena STKIP turut mengundang para mitra kerja, baik mitra bisnis maupun mitra program. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa STKIP membuka kolaborasi seluas-luasnya demi peningkatan kualitas pendidikan.

“Intinya memperkuat silaturahmi, bukan hanya antar-sivitas akademika tetapi juga dengan para mitra. Semoga tidak ada silaturahmi yang terputus,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini juga dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kampus yang sejak lama menjadi pencetak tenaga pendidik di Madura tersebut.

Sebagai kampus yang berorientasi pada pendidikan guru, STKIP Bangkalan terus memperkuat sistem pembelajaran berbasis digital. Bahkan, jauh sebelum pandemi COVID-19 mewajibkan pembelajaran daring, STKIP telah membangun platform e-learning sejak 2019.

“Karena fokus kami pada pencetak guru, maka mahasiswa harus aktif mengikuti perkembangan zaman. E-learning dan blended learning sudah kami terapkan sejak sebelum pandemi,” jelasnya.

Hingga kini, STKIP secara konsisten menerima hibah dari Kementerian untuk pengembangan pembelajaran daring, yang diterapkan bergiliran di berbagai program studi seperti Matematika dan PGSD.

Sejak berdiri pada 1985, STKIP Bangkalan telah meluluskan lebih dari 10 ribu calon guru. Sebagian besar guru di Kabupaten Bangkalan disebut merupakan lulusan kampus ini, termasuk sejumlah tokoh pendidikan maupun pejabat yang pernah menjabat di dinas terkait.

“Sebagian besar guru di Bangkalan ini lulusan sini. Bahkan sebelum bernama STKIP, saat masih PGRI Jawa Timur, banyak tokoh pendidikan yang lahir dari sini,” ujarnya.

STKIP Bangkalan juga tengah memproses perubahan bentuk menjadi universitas agar dapat membuka bidang studi lebih luas di luar pendidikan. Saat ini, kampus telah memasuki tahap reviu keempat.

Kendati demikian, tantangan utama terletak pada pemenuhan SDM, terutama kesesuaian studi dosen dengan program yang akan dikembangkan.

“SDM-nya belum terpenuhi. Masih soal linearitas studinya. Tapi insyaallah akan yakin dapat kita penuhi,” pungkasnya optimis.(*)

Tombol Google News

Tags:

STKIP Bangkalan halalbihalal menata hati