KETIK, SURABAYA – Rekor Malut United yang tak terkalahkan di 11 Laga Super League 2025/2026 runtuh juga. Tim yang berhasil menjegal mereka adalah Persebaya. Bajul Ijo menang 1-2 di pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Kekalahan ini, kata pelatih Malut, Hendro Susilo karena kurang tepat menerapkan taktik dan strategi. Walaupun mereka mengaku sudah mengetahui cara bermain Persebaya di bawah arahan Bernardo Tavares.
"Saya tim pelatih sudah sedikit tahu banyak lah Tavares, dan artinya itu kami terbukti dan kami beberapa molen tadi mengubah taktikal juga. Kami memasukkan beberapa sayap untuk main lebih ke dalam, sehingga wing back kami lebih keluar untuk menyerang dan terbukti efektif. Tapi terlambat," jelasnya dalam konferensi pers usai laga.
Walaupun kalah, Hendro Susilo tetap memberikan selamat kepada Persebaya. Menurutnya bertanding melawan tim besar menjadi sesuatu hal tersendiri.
"Malam ini seperti sudah kita lihat sama-sama, artinya kami, Malut sudah berusaha berjuang semaksimal mungkin dan kami menguasai pertandingan. Tapi kami hanya bisa cetak satu gol. Selamat buat Persebaya," lanjutnya.
Pemain Malut, Taufik Rustam juga memberikan selamat kepada Persebaya. Ia sudah memberikan yang terbaik untuk tim pada pertandingan sore tadi di Stadion GBT.
"Tadi saya dan teman-teman sudah kerja keras dan menampilkan penampilan yang terbaik, tapi itulah hasil yang kami dapat, kalah di kandang Persebaya. Ini menjadi batu loncatan kami untuk lebih baik lagi ke depannya," katanya.
Sebagaimana diketahui, Malut berhasil meraih 11 kali laga tak terkalahkan mulai pertandingan tanggal 19 September 2025 hingga 4 Januari 2026, sebelum akhirnya dikalahkan Persebaya. Posisi mereka masih di papan atas klasemen sementara, yaitu peringkat 4 dengan 34 poin.
Hasil ini membuat kans mereka untuk meraih juara paruh musim semakin sulit karena Persib dan Persija belum bertanding. Sedangkan untuk puncak klasemen, masih bertahan Borneo FC. (*)
