KETIK, SURABAYA – Inovasi pangan kembali lahir dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui produk nasi instan bergizi bernama Quick Rice. Produk ini memungkinkan masyarakat menikmati hidangan nasi lengkap hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Koordinator Program Studi D4 Tata Boga Unesa, Dr. Lilis Sulandari, menjelaskan bahwa Quick Rice dikembangkan sebagai solusi makanan praktis tanpa meninggalkan cita rasa masakan tradisional Indonesia. Varian yang diangkat antara lain nasi liwet, nasi goreng, hingga nasi rendang.
“Dalam satu kemasan, misalnya nasi liwet, sudah tersedia kelengkapan lauk seperti protein hewani berupa ayam bakar, ikan, serta pelengkap lainnya, sehingga konsumen dapat langsung menikmati hidangan lengkap,” jelasnya.
Proses pembuatan Quick Rice dimulai dari beras yang dimasak dengan teknik aron, kemudian dibumbui sesuai varian masakan yang diinginkan hingga menjadi nasi matang.
Setelah itu, nasi dibekukan semalaman (freezing). Tahap pembekuan ini penting karena membentuk rongga-rongga kecil pada bulir nasi akibat air yang membeku.
Ketika produk dipanaskan kembali, rongga tersebut memudahkan air masuk sehingga nasi cepat pulih teksturnya dan siap disantap dalam waktu singkat. Proses inilah yang membuat Quick Rice menjadi nasi instan berkualitas tanpa mengurangi rasa maupun nilai gizinya.
Selain praktis, produk ini juga memiliki daya simpan yang panjang. Makanan instan seperti Quick Rice diperkirakan dapat bertahan lebih dari enam bulan hingga satu tahun, tergantung pada penyimpanan dan kemasan.
Informasi mengenai inovasi ini disampaikan melalui unggahan Instagram resmi Unesa, @official_unesa pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, Quick Rice diperkenalkan sebagai solusi makanan praktis, higienis, dan bernutrisi bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi.
Tim pengembang juga membuka peluang pengembangan berbagai varian baru yang menyesuaikan selera pasar, mulai dari anak muda hingga segmen menengah. Penyesuaian harga produksi juga dipertimbangkan agar produk dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Dengan potensi produksi massal dan komersialisasi, Quick Rice diharapkan tidak hanya menjadi solusi makanan praktis, tetapi juga mampu memperkenalkan kembali kekayaan kuliner tradisional Indonesia dalam bentuk modern. (*)
