KETIK, MALANG – Proyek Water Treatment Plant (WTP) Sungai Bango telah mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Jika terealisasi, penggunaan air permukaan memiliki banyak manfaat, salah satunya mencegah angka stunting.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menjelaskan masih banyak masyarakat yang memanfaatkan air tanah. Namun, air tersebut berpeluang terpapar bakteri Escherichia coli atau E. Coli. Bakteri tersebut dapat menyebabkan stunting.
"Mengandung bakteri air tanah, E. Coli yang menjadi salah satu penyebab stunting. Kita kasih susu, tapi airnya masih dari air tanah dan ada bakteri E. Coli ya percuma," ujarnya, Sabtu 14 Desember 2024.
Dengan demikian pemanfaatan air permukaan melalui WTP yang kini tengah digarap akan berdampak pada sumber daya manusia (SDM) di Kota Malang. Saat ini WTP Sungai Bango masih dalam tahap uji coba agar dapat disalurkan kepada masyarakat.
"Kemudian sekarang dalam tahap uji coba. Bagaimana air yang dikeluarkan itu disalurkan ke masyarakat. Akhirnya sesuai aturan dan tahapan mekanisme yang sudah ada sehingga dapat diterima masyarakat lebih baik," lanjutnya.
Penggunaan air permukaan juga dapat mengurangi kerusakan lingkungan. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto menjelaskan banyaknya kejadian jalan amblas sering disebabkan oleh rongga di dalamnya.
"Sumur berapa dalamnya, mungkin awal dulu 3 meter sudah keluar air terus asat di gali lagi. Sehingga jika air itu di ambil secara terus menerus tanpa ada pasokan lagi bisa jadi ada rongga dalam tanah itu," jelas Dandung.
Pemkot Malang tak hanya menyiapkan infrastruktur yang memadai untuk WTP namun juga regulasi melalui pembentukan Ranperda Pengelolaan Air Permukaan.
"Ranperda ini disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami lakukan FDG dan penjaringan aspirasi dalam rangka untuk memenuhi, bukan untuk merugikan masyarakat," tutupnya.
Proyek WTP Sungai Bango Kantongi Izin KLHK, Bisa Cegah Stunting
14 Desember 2024 14:31 14 Des 2024 14:31
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan bersama Dandung Djulharjanto. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Trend Terkini
5 Februari 2026 12:42
Kota Madiun Memanas! Kawat Berduri Mengitari Padepokan Agung PSHT Jelang Parluh Kubu R. Moerdjoko
2 Februari 2026 11:49
Dana BGN Seret, Distribusi MBG di Tuban Terganggu, 5 Dapur SPPG Tutup Sementara
3 Februari 2026 11:38
Siapkan 75.000 Porsi Makanan, Ini 6 Titik Lokasi Dapur Umum Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang
2 Februari 2026 13:35
Tolak Parluh 2026, Ratusan Warga PSHT Berbagai Wilayah Hitamkan Alun-alun Madiun
6 Februari 2026 01:21
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari
Tags:
wtp WTP Sungai Bango Stunting Kota Malang Air permukaanBaca Juga:
Grand Mercure Malang Mirama Hadirkan Singing Bowl Sound Healing untuk Kesehatan Mental dan FisikBaca Juga:
Penjual Mantel Kresek Kehujanan Pembeli di Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota MalangBaca Juga:
Efek Harlah 1 Abad NU, PHRI Catat Hunian Hotel Malang Capai 60–80 PersenBaca Juga:
Ada Mujahadah Kubro 1 Abad NU, 4 Halte Bus Trans Jatim di Malang Nonaktif Sementara 7-8 FebruariBaca Juga:
Update BMKG, Kota Malang Berpotensi Hujan, Berikut Imbauan Bagi Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NUBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
7 Februari 2026 19:45
100 Finalis Berlaga di Final LIMAS Unisma, Buktikan Matematika Itu Prestisius!
7 Februari 2026 19:32
Penjual Mantel Kresek Kehujanan Pembeli di Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang
7 Februari 2026 16:50
Gas Pol! Peran Gubernur, Kamabida Pramuka dan Relawan Khofifah Se-Jatim Sukseskan Harlah 1 Abad NU
7 Februari 2026 13:51
[FOTO] Merah Putih dan Bendera NU Warnai Stadion Gajayana Jelang Mujahadah Kubro
7 Februari 2026 13:32
Gereja Katolik Kota Malang Ikut Bergembira di Momen 1 Abad NU
