Profil SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Siapkan Calon Pemimpin Masa Depan

7 Januari 2026 08:14 7 Jan 2026 08:14

Thumbnail Profil SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Siapkan Calon Pemimpin Masa Depan
Siswa-siswi SMAN Taruna Nala Jawa Timur. (Foto: Facebook SMAN Taruna Nala Jawa Timur)

KETIK, MALANG – Di tengah tuntutan global yang kian kompetitif, pendidikan karakter dan kedisiplinan menjadi kunci utama dalam mencetak generasi unggul. Salah satu institusi pendidikan yang menjadi sorotan di Jawa Timur adalah SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur (SMANTAR NALA JATIM). 

Sekolah negeri unggulan berasrama ini hadir dengan konsep yang memadukan kurikulum akademik nasional dengan pendidikan ketarunaan berbasis kemaritiman.

Sejarah SMAN Taruna Nala

Lahirnya SMAN Taruna Nala tidak lepas dari dinamika regulasi pendidikan di Indonesia. Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014, kewenangan pengelolaan SMA/SMK dialihkan dari pemerintah kota ke pemerintah provinsi.

Pada 1 Oktober 2016, SMA Negeri 10 Malang resmi beralih di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Momentum ini diikuti dengan pemecahan sekolah menjadi dua entitas. Kampus I di Jalan Danau Grati tetap menjadi SMAN 10 Malang, sementara Kampus II yang berlokasi di Jalan Raya Tlogowaru, Kedungkandang, bertransformasi menjadi SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur.

Langkah besar diambil pada 24 Januari 2017, di mana dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Jawa Timur dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL). Kerja sama ini menetapkan penerapan kurikulum khusus Bela Negara dan Kemaritiman yang dibimbing langsung oleh TNI AL.

Sinergi Kurikulum Nasional dan Bela Negara

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd, SMANTAR NALA JATIM menerapkan Kurikulum Nasional yang diperkaya dengan sistem pengasuhan 24 jam.

SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur (SMANTAR NALA JATIM) hadir sebagai sekolah negeri unggulan berbasis asrama di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Institusi ini didirikan untuk menjawab tantangan global yang menuntut lahirnya pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik dan non-akademik, tetapi juga mandiri serta memiliki karakter kebangsaan yang kokoh.

Dalam implementasi pendidikannya, SMANTAR NALA JATIM mengintegrasikan Kurikulum Nasional dengan sistem pendidikan berasrama yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik. Sistem ini dirancang untuk memperkuat nilai-nilai religius, tanggung jawab, ketangguhan, toleransi, jiwa sosial, kepemimpinan, serta kejujuran. Guna memperkaya kompetensi siswa, sekolah juga menghadirkan berbagai program pengembangan diri seperti kewirausahaan, Learning to Live (L to L), life skills (kecakapan hidup), dan program pengabdian masyarakat.

Salah satu pilar utama SMANTAR NALA JATIM adalah penerapan Kurikulum Khusus Bela Negara dan Kemaritiman. Program ini diselenggarakan melalui kerja sama strategis dengan TNI Angkatan Laut, khususnya melalui Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut (Lapetal) dan Akademi Angkatan Laut (AAL). Kurikulum khusus tersebut mencakup tiga aspek utama:

  1. Aspek Pengetahuan: Meliputi pendalaman bela negara, wawasan nusantara, ketahanan nasional, wawasan kemaritiman, kepemimpinan, komunikasi efektif, etika, serta peraturan umum kehidupan sekolah dan tata upacara.
  2. Aspek Keterampilan: Fokus pada kesamaptaan jasmani (lari, push-up, sit-up, pull-up, dan shuttle run), keterampilan bela diri (karate dan renang), Pendidikan Baris Berbaris (PBB), marching band, serta kegiatan outbound.
  3. Aspek Bimbingan dan Pengasuhan: Mencakup pengenalan diri, pengembangan karakter dan kepemimpinan, kerja sama tim, hingga manajemen risiko. Seluruh peserta didik mendapatkan bimbingan dan pemantauan intensif selama 24 jam untuk menanamkan tradisi serta kebiasaan positif dalam kehidupan berasrama.

Dalam menjalankan roda pendidikannya, SMANTAR NALA JATIM mengusung motto "Apta Nirwasita Adibrata". Motto yang diambil dari bahasa Sanskerta ini mencerminkan harapan agar setiap taruna-taruni menjadi sosok yang Apta (Cerdas/Pandai), Nirwasita (Bijaksana), dan Adibrata (Unggul). Filosofi ini diperkuat dengan semboyan harian: “Cerdas Berpikir, Santun Berkata, Cermat Bertindak.”

Visi besar sekolah adalah mencetak calon pemimpin masa depan yang unggul, mandiri, kompetitif, dan berkarakter. Visi tersebut dijabarkan ke dalam misi-misi strategis, di antaranya:

  1. Menyelenggarakan pendidikan berkualitas untuk menghasilkan mutu lulusan yang memiliki kompetensi dan kapasitas sebagai pembelajar sepanjang hayat serta beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia.
  2. Mewujudkan iklim sekolah yang aman dan kondusif melalui pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dan budaya positif.
  3. Menyelenggarakan pengembangan bakat dan minat murid di bidang akademik dan non akademik yang menumbuhkan semangat berkompetensi, berdaya juang tinggi, dan berjiwa tangguh.
  4. Menyelenggarakan sistem pengasuhan dalam kehidupan sekolah berasrama untuk menumbuhkembangkan jiwa kepemimpinan, disiplin, kemandirian dan gotong royong.
  5. Menyelenggarakan pengajaran dan pelatihan bermuatan bela negara dan kemaritiman dalam sekolah berbasis ketarunaan untuk menanamkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air. (*)

Tombol Google News

Tags:

SMAN Taruna Nala Jawa Timur SMAN Taruna Nala SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur SMA Negeri Taruna Nala Taruna Nala profil SMAN Taruna Nala profil SMA negeri taruna nala