Serap Aspirasi di Kediri, Sarmuji Perjuangkan Kesenjangan Upah Guru Honorer hingga Bantuan Pendidikan Madrasah

22 Februari 2026 18:48 22 Feb 2026 18:48

Thumbnail Serap Aspirasi di Kediri, Sarmuji Perjuangkan Kesenjangan Upah Guru Honorer hingga Bantuan Pendidikan Madrasah

Cak Sarmuji dan Cak Hadi beserta jajaran anggota DPRD Kabupaten Kediri berfoto usai menyerahkan PIP di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri (Foto: Angga/Ketik.com)

KETIK, KEDIRI – Anggota Komisi VI DPR RI Komisi dadi Fraksi Partai Golkar M Sarmuji menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesenjangan guru honorer hingga bantuan pendidikan Madrasah di wilayah Kediri.

Komitmen itu disampaikan Cak Sarmuji saat menyerap aspirasi guru dan tenaga pendidik Madrasah di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, Minggu sore, 22 Februari 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, sejumlah guru honorer dan tenaga pendidik Madrasah di wilayah Kediri menyampaikan keluh kesahnya soal honorarium yang diterima dibandingkan beban kerja yang diemban.

Salah satunya adalah Tofik guru MA Ma’arif Mojo. Ia mengaku mendapatkan honorarium sebesar Rp 200 ribu saban bulannya.

“Meskipun begitu tidak menghentikan semangat saya untuk mencerdaskan anak bangsa,” kata Tofik yang juga diamini sejumlah guru honorer dari sekolah lain dengan ragam besaran honorarium yang diterima.

Lewat uneg-uneg yang disampaikan kepada Cak Sarmuji, mereka berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang lebih adil, termasuk peningkatan kesejahteraan dan kejelasan soal status kepegawaian.

Selain soal kesenjangan upah, para guru dan tenaga pendidik tersebut juga menyampaikan soal bantuan pendidikan untuk pelajar Madrasah.

“Alhamdulillah sudah cair, baru kali ini di Kemenag dapat PIP (Program Indonesia Pintar),” kata Indah guru MI PSM Bolorejo.

Selain menyampaikan aspirasi soal kesenjangan upah honorer hingga bantuan pendidikan, dalam kesempatan itu para guru dan tenaga pendidik juga meminta dukungan perbaikan infrastruktur sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Hal itu disampaikan Iyas guru MI dan Mts Al FaJar Kandat.

“Kami meminta dukungan untuk perbaikan gedung untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” tambah Iyas.

Merespons uneg-uneg yang disampaikan, Cak Sarmuji mengatakan akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan. Mulai dari menutup celah kesenjangan upah guru honorer, bantuan pendidikan untuk pelajar Madrasah hingga perbaikan infrastruktur sekolah.

Untuk meningkatkan kesenjangan upah guru honorer, Cak Sarmuji mendorong agar mereka bisa terwadahi dalam rekrutmen P3K, selain mendorong sertifikasi untuk menambah pendapatan diluar honorarium. Pihaknya bakal berkoordinasi dengan pemerintah pusat hingga daerah melalui fraksi Golkar.

“Kemudian tadi untuk fisik pembangunan sekolah, beberapa sudah terkover di tahun ini dan beberapa diantaranya masih dalam tahap pengajuan,” imbuhnya.

Menjawab soal bantuan pendidikan pelajar Madrasah, Cak Sarmuji menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan agar mereka bisa memperoleh hak dasar pendidikan dengan maksimal.

Salah satunya adalah melalui bantuan PIP. Dalam kesempatan itu Cak Sarmuji juga menyerahkan PIP kepada 113 pelajar Madrasah di Kediri.

Selain menyerap aspirasi soal dunia pendidikan, diluar kegiatan itu masyarakat dapat langsung menyalurkan uneg-unegnya secara langsung ke kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri. Hal itu disampaikan oleh M Hadi Setiawan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur yang juga sebagai nakhoda DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri.

“Monggo jika ada yang ingin disampaikan diluar kegiatan hari ini bisa langsung datang ke kantor. Termasuk jika masyarakat ingin memanfaatkan gedung Golkar untuk kegiatan positif dipersilahkan dan Insyaallah kami juga akan mensupportnya,” kata Cak Hadi sapaan akrabnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Cak Sarmuji Program Indonesia Pintar Bantuan Pelajar Madrasah Kementerian Agama Cak Hadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Anggota Komisi VI DPR RI Generasi emas 2045