KETIK, JAKARTA – Hubungan diplomatik di Timur Tengah kembali memanas. Pemicunya adalah pernyataan kontroversial Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, yang menyebut Israel memiliki hak atas wilayah luas di kawasan tersebut berdasarkan tafsir Alkitab. Pernyataan yang terlontar dalam podcast Tucker Carlson itu langsung memanen kecaman global, termasuk dari Pemerintah Indonesia.
Dalam tayangan tersebut, Carlson menyitir ayat Alkitab yang menafsirkan wilayah Israel membentang dari Sungai Nil di Mesir hingga Sungai Efrat di Irak. Huckabee merespons dengan menyebut "tidak masalah jika Israel mengambil semuanya," meski belakangan ia berkilah bahwa ucapannya hanyalah hiperbola.
Kompak Melawan Klaim Sepihak
Reaksi keras datang bergelombang dari negara-negara Arab. Mereka menilai ucapan Huckabee bukan sekadar seloroh, melainkan ancaman nyata terhadap kedaulatan negara.
- Arab Saudi: Menilai pernyataan tersebut ceroboh dan tidak bertanggung jawab.
- Yordania: Menyebutnya sebagai serangan langsung terhadap kedaulatan negara-negara kawasan.
- Kuwait & Oman: Menegaskan hal itu melanggar hukum internasional dan mengancam stabilitas perdamaian yang sedang diupayakan.
- Mesir: Menegaskan kembali bahwa Israel sama sekali tidak memiliki hak atas tanah Arab maupun wilayah Palestina yang diduduki.
Otoritas Palestina pun ikut menyentil bahwa sikap Huckabee justru bertolak belakang dengan posisi Presiden AS Donald Trump yang secara resmi menolak aneksasi Tepi Barat.
RI Pasang Badan: "Ancam Stabilitas Kawasan"
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tidak tinggal diam. Bersama sejumlah negara Timur Tengah, Indonesia mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk keras narasi Dubes AS tersebut.
"Pernyataan yang mengindikasikan bahwa Israel dapat mengendalikan wilayah milik negara-negara Arab, termasuk Tepi Barat, tidak dapat diterima," tulis pernyataan resmi Kemlu RI melalui akun X (22/2).
Poin Keberatan Indonesia dan Negara Arab:
- Merusak Perdamaian: Klaim legitimasi atas tanah bangsa lain dianggap sebagai hasutan yang merusak visi perdamaian.
- Melanggar Kedaulatan: Menolak tegas upaya aneksasi Tepi Barat atau pemisahan dari Jalur Gaza.
- Status Quo Wilayah: Menegaskan Israel tidak punya kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki.
Kontroversi Tucker Carlson
Di sisi lain, publik juga menyoroti sosok Tucker Carlson yang memandu wawancara tersebut. Komentator sayap kanan ini tengah dihujani kritik atas tuduhan antisemitisme setelah sebelumnya mewawancarai Nick Fuentes, tokoh nasionalis kulit putih penyangkal Holocaust. Meski Ketua Parlemen Israel Amir Ohana memuji sikap Huckabee, ia justru menuding Carlson melakukan manipulasi informasi dalam episode tersebut. (*)
