Pengamat Budaya Harap Pemilihan Ketua Dewan Kebudayaan Trenggalek Dilakukan Melalui Penjaringan

27 Maret 2026 15:28 27 Mar 2026 15:28

Thumbnail Pengamat Budaya Harap Pemilihan Ketua Dewan Kebudayaan Trenggalek Dilakukan Melalui Penjaringan

Trimo Dwi Cahyono salah satu budayawan Trenggalek (foto: Agus Riyanto/Ketik.com)

KETIK, TRENGGALEK – Ketua Paguyuban Komunitas Jaranan Trenggalek, Trimo Dwi Cahyono, angkat bicara terkait mekanisme pemilihan Ketua Dewan Kebudayaan Trenggalek bisa berjalan fair dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Tak terkecuali berlangsung jujur dan adil (Jurdil).

"Saya berharap ada ruang untuk melakukan penjaringan bakal calon Ketua Kebudayaan Trenggalek. Sehingga, tidak menimbulkan kesan buruk," kata Trimo, sapaan dia kepada Ketik.com, Jumat, 27 Maret 2026.

Trimo menyebut jika banyak ketua-ketua komunitas budaya di Trenggalek yang memiliki kualitas dan potensi untuk menjadi orang nomor satu dewan Kebudayaan. Oleh karena itu, ia berharap ada transparansi dalam mekanisme pemilihan ketua.

"Bagaimanapun mekanismenya, yang penting transparansi harus dikedepankan," tandasnya.

Karena, menurutnya banyak beberapa ketua komunitas budaya di Trenggalek yang berkeinginan menjadi ketua. Hal ini semakin mempertegas jika proses pemilihan bisa berlangsung secara demokratis. "Lebih banyak calon tentu akan lebih baik," ujarnya.

Selanjutnya, ia berharap kepada teman-teman budaya yang berkeinginan mencalonkan diri untuk segera mempersiapkan diri, baik secara persyaratan atau keinginan menjaga dan melestarikan kebudayaan Trenggalek.

"Pendeknya, semua punya ruang dan peluang yang sama untuk menjadi Ketua Dewan Kebudayaan Trenggalek," tuturnya.

Ia menegaskan, agar panitia segera terbentuk dan melakukan penjaringan terhadap sosok calon yang mempunyai legalitas dan memenuhi persyaratan secara formal. "Merekalah yang hak dipilih dan memilih. Jadi demokrasi banget, gitu lo!," tutupnya(*)

Tombol Google News

Tags:

trenggalek budayawan