Pengamat Budaya Desak Pemkab Segera Kukuhkan Dewan Kebudayaan Trenggalek

27 Maret 2026 13:22 27 Mar 2026 13:22

Thumbnail Pengamat Budaya Desak Pemkab Segera Kukuhkan Dewan Kebudayaan Trenggalek

Pengamat budaya Trenggalek, Trimo Dwi Cahyono dalam sebuah sesi wawancara bersama awak media, Jumat 27 Maret 2026 (Foto: Agus Riyanto/Ketik.com)

KETIK, TRENGGALEK – Pengamat budaya sekaligus Ketua Komunitas Paguyuan Jaranan Trenggalek, Trimo Dwi Cahyono mendesak Pemkab untuk segera mengukuhkan Dewan Kebudayaan setempat. Pasalnya, beberapa kabupaten tetangga sudah memiliki wadah budaya yang dikemas dalam bentuk dewan Kebudayaan.

"Jadi keberadaan dewan kebudayaan di suatu daerah sangat penting. Karena, bisa menjadi wadah sinergitas budaya-budaya yang ada di daerah tesebut," kata Trimo sapaannya kepada Ketik.com, Jumat 27 Maret 2026.

Trimo menyebut, sinergitas budaya yang ada di Trenggalek sangat perlu, karena bisa menyatukan dan menjaga kelestariannya. Tak terkecuali bisa jadi daya ungkit untuk mempromosikan kebudayaan Trenggalek ke daerah lain.

"Kan di beberapa kabupaten lain sudah terbentuk. Nah, kini saatnya Trenggalek untuk merealisasikan," ungkapnya.

Ia menegaskan, munculnya beberapa komunitas budaya di Trenggalek semakin mempertegas jika kepedulian akan peninggalan leluhur sangat tinggi. Termasuk untuk menjaga kelestariannya.

"Ada sekitar 60 komunitas budaya di Trenggalek. Oleh karena itu, Pemkab harus segera memfasilitasi agar tidak terpetak-petak menjaga marwah sekaligus identitas daerah," tandasnya.

Kemudian, ia mempersilakan Pemkab untuk untuk merumuskan mekanisme dalam pemilihan ketua dewan kebudayaan tersebut.

"Monggo silakan untuk mekanismenya. Terpenting bisa segera terealisasi," ujarnya.

Ia menyampaikan, jika dulu di Trenggalek ada yang namanya dewan kesenian dan sempat vakum lama. Tapi sekarang sudah berubah namanya menjadi dewan kebudayaan dan di Trenggalek belum terbentuk.

"Sekali saya berharap campur tangan pemerintah dalam menyelamatkan kebudayaan di Trenggalek. Saya kira pasti akan mendapat dukungan dari komunitas yang ada," tuturnya.

Ada beberapa jenis budaya yang masuk kategori diperhatikan dan dikembangkan. Misalnya wayang, seni tari, purbakala, dan seni musik daerah. "Ini penting untuk menjaga icon sebuah daerah. Kalau tidak dilestarikan kan bisa punah digerus jaman," ucapnya.

Kemudian, ia meminta agar pembentukan dewan budaya tersebut bisa segera direalisasi. "Paling tidak tahun ini sudah bisa terwujud," tutupnya (*)

Tombol Google News

Tags:

trenggalek dewan kebudayaan