Pendapatan Wisata Tembus Rp1,4 Miliar, Warga Desa Sriwulan Kecipratan THR Jutaan Rupiah

11 Maret 2026 14:43 11 Mar 2026 14:43

Thumbnail Pendapatan Wisata Tembus Rp1,4 Miliar, Warga Desa Sriwulan Kecipratan THR Jutaan Rupiah

Suasana asri di pintu masuk Wisata Arenan Kalikesek yang dikelola melalui BUMDes Sriwulan. Melalui sinergi antara keindahan alam dan tata kelola desa yang baik, tempat wisata ini kini menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) utama yang membantu memenuhi kebutuhan ekonomi warga lokal. (Foto: Dok. Arenan Kalikesek)

KETIK, KENDAL – Kabar gembira menyelimuti warga Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Pemerintah desa setempat mengumumkan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp1 juta untuk setiap Kepala Keluarga (KK).

Dana segar ini bersumber dari keberhasilan pengelolaan objek wisata Arenan Kalikesek sepanjang tahun 2025.

​Pembagian THR tersebut berlangsung pada hari ini, Rabu, 11 Maret 2026 pukul 14.00 WIB di Gedung Serbaguna Desa Sriwulan.

​Sekretaris Desa Sriwulan, Nur Abidin, mengungkapkan bahwa program bagi-bagi keuntungan desa ini bukan kali pertama dilakukan. Ini merupakan tahun ketiga sejak dimulai pada 2024, dengan nominal yang terus merangkak naik seiring meningkatnya pendapatan desa.

​"Tahun 2024 warga menerima Rp500 ribu, lalu naik menjadi Rp750 ribu di 2025. Alhamdulillah, tahun 2026 ini setiap KK mendapatkan Rp1 juta," ujar Nur Abidin.

​Tercatat ada 255 KK yang akan menerima tunjangan penuh. Menariknya, Pemdes Sriwulan juga memberikan kebijakan inklusif bagi warga pendatang. Tujuh warga yang berdomisili lebih dari enam bulan namun belum memiliki KK setempat tetap mendapat santunan sebesar Rp500 ribu.

​Selain warga umum, perangkat lembaga desa seperti BPD, RW, RT, Linmas, hingga PKK akan mendapatkan insentif tambahan. Hal ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam mengoptimalkan potensi wisata desa.

​"Lembaga desa telah bekerja maksimal agar wisata Kalikesek terus berjalan. Tentu ada pertimbangan khusus dan tambahan selain THR sesuai kesepakatan," tambah Abidin.

​Keberhasilan ini tak lepas dari performa gemilang wisata Arenan Kalikesek. Pada tahun 2025, pendapatan wisata alam ini mencapai Rp1,4 miliar, melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka Rp1 miliar.

​Pengelola Wisata Arenan Kalikesek, Arik, menyebutkan bahwa kenaikan laba inilah yang menjadi dasar peningkatan nilai THR.

​"Hari biasa pengunjung bisa mencapai 1.000 orang per hari, apalagi saat musim libur. Namun, kami berharap Pemerintah Kabupaten Kendal bisa membantu pelebaran akses jalan menuju lokasi karena saat ini masih cukup sempit," harap Arik.

​Keuntungan dari BUMDes yang mengelola enam unit usaha (termasuk koperasi dan pengelolaan sampah) tidak hanya lari ke THR. Dana tersebut juga dialokasikan untuk pembangunan fasilitas, bantuan warga sakit, hingga beasiswa prestasi.

​Ke depan, Pemdes Sriwulan memiliki target yang lebih mulia.

"Target kami tahun depan, selain THR, desa ingin menanggung seluruh iuran BPJS Kesehatan warga," tegas Nur Abidin.

​Erni, salah satu warga, mengaku sangat terbantu dengan kebijakan ini. "Uangnya mau dipakai buat beli baju Lebaran anak-anak. Sangat membantu kami yang mayoritas bekerja sebagai petani," tuturnya penuh syukur. (*)

Tombol Google News

Tags:

Wisata BUMdes DESA Limbangan Sriwulan Kendal THR Kalikesek