KETIK, MALANG – Pecel Gedang, salah satu kuliner jadul Malang yang kini kian sulit ditemukan kembali hadir dan mencuri perhatian di Festival "Iki Malang Ker!! 2" yang berlokasi di Taman Krida Budaya, Jalan Soekarno Hatta.
Hidangan legendaris berbahan dasar pisang kukus dan dipadukan dengan bubur sumsum ini ikut memeriahkan Festival "Iki Malang Ker!! 2" pada tanggal 29 - 30 November 2025.
Pecel Gedang saat ini sudah jarang ditemukan pada sisi-sisi Kota Malang. Sehingga, banyak anak muda yang mungkin belum tahu atau mengenal hidangan jadul ini.
Hidangan ini hadir di Festival "Iki Malang Ker!! 2" untuk mengenalkan kepada anak-anak muda tentang kuliner legendaris ini. Sehingga, makanan jadul ini masih bisa tetap eksis di era modern.
"Kalau secara profit tidak begitu tinggi dibanding sewa, kita cuman untuk promosi memperkenalkan makanan jadul yang sudah jarang ditemukan," ungkap Hani selaku penjaga stan Pecel Gedang.
"Jadi kalau untuk profit ya tidak dapat banyak memang untuk ajang promosi saja, untuk profit engga," imbuhnya.
Hanya dengan Rp10 ribu saja, pengunjung Festival "Iki Malang Ker!! 2" bisa mendapatkan satu porsi hidangan legendaris ini. Dengan harga yang affordable, makanan jadul ini sangat cocok untuk kantong anak muda.
Perpaduan pisang kukus yang manis dengan bubur sumsum yang manis gurih santan memberikan cita rasa yang nikmat dan otentik.
Dengan ikut berpartisipasi pada kegiatan ini, Pecel Gedang bisa semakin dikenal oleh khalayak ramai terutama anak-anak muda yang wajib tahu bahwa Malang memiliki kuliner manis yang legendaris.
Savitri selaku owner dari Pecel Gedang ini sudah sering mengikuti pameran-pameran kuliner dengan tujuan untuk mempromosikan hidangan legendaris yang saat ini sudah jarang ditemukan di Kota Malang.
"Sering ikut acara pameran seperti ini, ya itu untuk lebih memperkenalkan kepada anak-anak muda karena makanan ini memang sudah sangat lama, saat ini juga jarang ditemukan, jadi kita memang sering mengikuti bazar-bazar pameran kuliner seperti ini," jelas Hani.
Selain mengikuti pameran, Pecel Gedang ini juga menerima pesanan untuk acara-acara. Pecinta kuliner bisa menghubungi @dapureyma jika ingin memesan hidangan legendaris ini.
Dalam hal ini, Hani berharap agar Pecel Gedang ini semakin dikenal banyak orang terutama anak muda supaya makanan tradisional ini bisa selalu ada dan tidak dilupakan oleh masyarakat Malang.
"Harapannya anak-anak muda biar lebih mengenal makanan-makanan jadul apalagi makanan yang asli malang supaya bisa terus ada," ucap Hani penuh harapan.
Bagi para pemburu kuliner legendaris, buruan datang ke Festival "Iki Malang Ker!! 2" agar bisa menikmati Pecel Gedang yang sudah jarang ditemui di kota pendidikan ini.(*)
