Tak Ada Angin atau Hujan Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk, Proyek Rp3,9 Miliar Disorot

18 Maret 2026 09:15 18 Mar 2026 09:15

Thumbnail Tak Ada Angin atau Hujan Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk, Proyek Rp3,9 Miliar Disorot

Kanopi pasar Ploso Jombang ambruk, Rabu 18 Maret 2026. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Bangunan hasil revitalisasi Pasar Ploso, Jombang kembali menuai sorotan. Belum genap tiga bulan sejak diresmikan, kanopi di sisi depan pasar ambruk pada Rabu, 18 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.

Struktur sepanjang lebih dari 15 meter itu terlepas dari rangkanya dan jatuh ke lantai area pasar Ploso, Jombang. Beruntung, saat kejadian kondisi pasar masih sepi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Salah satu pedagang, Wahyuni (45), mengaku sempat mendengar suara mencurigakan sebelum kanopi roboh.

"Awalnya saya kira ada kucing lewat. Lalu terdengar suara patah-patah, tidak lama kemudian langsung ambruk,” ujarnya.

Menurutnya, runtuhan bermula dari bagian tengah dan merembet ke sisi utara bangunan pasar Ploso Jombang. Beberapa material bahkan sempat mengenai kabel di sekitar lokasi. Dua sepeda motor yang terparkir dilaporkan tertimpa reruntuhan.

Tidak adanya hujan maupun angin kencang saat kejadian memunculkan tanda tanya terkait kualitas dan ketahanan struktur bangunan. Padahal, proyek revitalisasi pasar Ploso Jombang tersebut baru rampung akhir 2025 dan diresmikan pada awal Januari 2026.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Purwanto, mengatakan pihaknya bersama inspektorat telah meninjau lokasi.

“Secara teknis sudah kami koordinasikan dengan pelaksana. Hari ini dilakukan pembersihan dan perbaikan. Kami tekankan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

 

Foto Kanopi pasar Ploso Jombang ambruk, Rabu 18 Maret 2026. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)Kanopi pasar Ploso Jombang ambruk, Rabu 18 Maret 2026. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

 

Ia menegaskan, karena proyek masih dalam masa pemeliharaan, tanggung jawab perbaikan sepenuhnya berada pada pihak kontraktor.

“Sebelah utara saja bisa ambruk padahal tidak ada angin atau hujan. Kami khawatir bagian selatan juga berpotensi sama, sehingga harus segera diantisipasi,” katanya.

Revitalisasi Pasar Ploso merupakan proyek Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang dengan nilai anggaran Rp3,9 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh CV Panama, kontraktor asal Sampang.

Peristiwa ambruknya kanopi Pasar Ploso Jombang ini menambah catatan evaluasi terhadap pembangunan infrastruktur publik di daerah. Dengan usia bangunan yang masih sangat baru, sejumlah pihak mendorong dilakukannya audit teknis dan pengawasan menyeluruh untuk memastikan kualitas konstruksi serta akuntabilitas penggunaan anggaran.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek revitalisasi pasar demi menjamin keamanan pedagang dan pengunjung. (*) 

Tombol Google News

Tags:

pasar ploso Disdagrin Jombang berita jombang Pasar Jombang PLOSO jombang kanopi ambruk