Dapur Rumah Terbakar, Warga di Jember Panik hingga Salat Tarawih Bubar

18 Maret 2026 10:15 18 Mar 2026 10:15

Thumbnail Dapur Rumah Terbakar, Warga di Jember Panik hingga Salat Tarawih Bubar

Petugas Damkarmat Jember saat berkibaku memadamkan kobaran api di Tegal Gede. (Foto: Atta/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Kekhusyukan Salat Tarawih warga di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak terusik oleh kepulan asap yang muncul dari sebuah rumah pada Selasa malam, 17 Maret 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Kepanikan pun sempat terjadi ketika asap tebal terlihat dari arah permukiman.

Kebakaran tersebut diketahui berasal dari dapur milik seorang warga bernama Ansori yang berlokasi di Jalan Karang Sentra, Dusun Kerajaan Barat, RT 1 RW 6, tepat di belakang kawasan Perumahan Tegal Gede Residence. Api dilaporkan pertama kali oleh warga yang mendatangi langsung pos pemadam kebakaran.

Menurut Anggota Mako A Damkar Pemkab Jember, Aris Setiawan, laporan diterima sekitar pukul 19.30 WIB.

“Sekitar pukul 19.30 WIB ada warga datang ke Mako Damkar melaporkan kebakaran dapur milik Bapak Ansori,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Saat kejadian berlangsung, sebagian besar warga tengah melaksanakan Salat Tarawih di masjid sekitar lokasi. Situasi mendadak berubah tegang ketika teriakan kebakaran terdengar dan asap kian membesar.

Seorang warga berinisial AY mengungkapkan, kepanikan terjadi dalam waktu singkat dan membuat jamaah berhamburan keluar masjid.
“Tiba-tiba ada yang teriak ‘kebakaran’, langsung jamaah pada keluar semua, suasananya panik sekali. Asap sudah tebal dari arah rumah, kami langsung lari ke lokasi,” ujarnya.

Upaya pemadaman sempat dilakukan warga secara mandiri menggunakan peralatan sederhana. Air diambil dari sekitar lokasi dengan ember untuk menahan laju api.

“Kami ambil air sebisanya, pakai ember, tapi api cepat membesar, jadi kami takut dan akhirnya hubungi Damkar,” kata warga lainnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Mako A diberangkatkan pada pukul 19.31 WIB dengan tujuh personel. Tim tiba di lokasi sekitar enam menit kemudian dan langsung melakukan pemetaan area terdampak.

Proses pemadaman dilakukan secara intens hingga api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.12 WIB.
“Tim langsung melakukan pemetaan dan pemadaman setibanya di lokasi hingga api berhasil dipadamkan,” jelas Aris.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebakaran hanya merusak bagian dapur dengan luas sekitar 6x8 meter persegi. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

"Sementara untuk kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp7 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Tombol Google News

Tags:

kebakaran Jember DAMKAR Damkatmat Salat Tarawih