KETIK, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi mengoperasikan Pasar Buah Ploso, Kecamatan Ploso, mulai hari ini, Rabu, 7 Januari 2026.
Pasar Buah Ploso yang dibangun di kawasan Sub Terminal Ploso, Jombang itu diproyeksikan menjadi simpul baru pergerakan ekonomi rakyat sekaligus bagian dari upaya penataan kawasan perdagangan tradisional.
Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid mengatakan bahwa keberadaan pasar baru tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga pengelolaan yang tertib dan berkelanjutan.
Menurut dia, kebersihan dan ketertiban menjadi prasyarat utama agar pasar tradisional mampu bersaing dan tetap diminati masyarakat.
Ia mendorong pedagang membangun komunikasi melalui paguyuban agar persoalan di lapangan dapat diselesaikan secara kolektif.
Salah satu kebijakan yang langsung diterapkan adalah sterilisasi area depan pasar.
Seluruh aktivitas jual beli diwajibkan berlangsung di dalam bangunan pasar.
Langkah ini diambil untuk mengurangi kesemrawutan, menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar terminal, serta memperbaiki wajah kawasan perdagangan Ploso.
Usai peresmian, Wakil Bupati Jombang Salmanudin meninjau kios-kios pedagang dan berdialog langsung dengan pelaku usaha.
Ia menyebut pasar tradisional tetap memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat, selama dikelola secara tertib dan adaptif terhadap perubahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jombang, Suwignyo, menyebut pembangunan Pasar Buah Ploso telah rampung pada akhir 2025 dan mulai difungsikan awal tahun ini.
Ia mengatakan pasar tersebut dirancang untuk memberi ruang usaha yang lebih layak bagi pedagang sekaligus kenyamanan bagi pembeli.
“Pasar ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi pedagang buah di Ploso dan sekitarnya,” ujar Suwignyo.
Selain penataan fisik, Pemkab Jombang juga mulai menerapkan sistem pembayaran retribusi secara digital atau e-retribusi.
Sistem ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi pengelolaan pasar sekaligus mempermudah pedagang dalam memenuhi kewajiban retribusi.
Dengan mulai beroperasinya Pasar Buah Ploso, Jombang pemerintah daerah berharap aktivitas perdagangan rakyat dapat tumbuh lebih teratur, sehat, dan berkelanjutan di wilayah utara Kabupaten Jombang. (*)
