KETIK, BATU – Pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu telah tuntas. Pemerintah Kota Batu menargetkan pengisian jabatan Sekda definitif bisa selesai dalam waktu tiga bulan ke depan.
Tahapan ini dilakukan setelah posisi Penjabat (Pj) Sekda resmi diemban Eko Suhartono. Wali Kota Batu, Nurochman, memastikan pansel telah terbentuk dan proses seleksi segera memasuki tahap pembukaan pendaftaran.
“Panitia seleksi sudah terbentuk dan tinggal dijalankan. Insyaallah pada bulan puasa ini prosesnya mulai berjalan,” ujarnya, Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pansel terdiri atas lima orang dari unsur akademisi dan birokrasi. Khusus unsur birokrasi, perwakilan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehingga tidak melibatkan pejabat dari internal Pemerintah Kota Batu.
Menurutnya, proses seleksi telah disusun dengan timeline yang jelas, mulai dari pengumuman dan pembukaan pendaftaran, seleksi administrasi, assessment, hingga tahapan lanjutan. Target maksimal penetapan Sekda definitif adalah tiga bulan sejak pelantikan Pj Sekda pada 6 Februari 2026.
“Seluruh tahapan sudah memiliki jadwal yang terstruktur. Targetnya paling lambat tiga bulan, tetapi jika bisa selesai lebih cepat tentu akan lebih baik,” jelas Cak Nur, sapaan akrabnya.
Terkait kriteria, Cak Nur menegaskan bahwa sosok Sekda definitif harus memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat, serta mampu mengintegrasikan berbagai perbedaan pemikiran di lingkungan Pemkot Batu.
Selain itu, Sekda terpilih diharapkan mampu menerjemahkan visi dan misi pembangunan Mbatu Sae ke dalam program kerja yang konkret dan terukur.
“Kami berharap kader internal Pemkot Batu dapat mengikuti seleksi ini. Namun, karena mekanismenya seleksi terbuka, pejabat dari daerah lain juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar,” tegasnya. (*)
