Padat Merayap! Arus Lalu Lintas di 12 Ruas Jalan Kota Malang Dialihkan saat Mujahadah Kubro 1 Abad NU

29 Januari 2026 17:09 29 Jan 2026 17:09

Thumbnail Padat Merayap! Arus Lalu Lintas di 12 Ruas Jalan Kota Malang Dialihkan saat Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Rencana pengalihan arus lalu lintas pada Mujahadah Kubro 1 Abad NU, 12 ruas jalan di Kota Malang ditutup. (Foto: Dishub Kota Malang)

KETIK, MALANG – Kota Malang diprediksi mengalami kepadatan arus lalu lintas saat Mujahadah Kubro Peringatan 1 Abad NU. Pasalnya sebanya 12 ruas jalan di Kota Malang akan diterapkan pengalihan arus lalu lintas. 

Ruas jalan yang dialihkan saat Mujahadah Kubro 1 Abad NU mulai dari Jalan Besar Ijen, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Semeru, dan Jalan Lawu. Pengalihan juga menyasar Jalan Welirang, Jalan Merapi, Jalan Taman Slamet, Jalan Sumbing, Jalan Guntur, dan juga Jalan Buring. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan saat pengalihan arus lalu lintas, 12 ruas jalan tersebut akan ditutup. Mobilisasi hanya diperbolehkan bagi masyarakat setenpat dan juga aktivitas peribadatan di gereja. 

"Itu dialihkan, dilakukan penutupan. Artinya tidak diperbolehkan kendaraan melalui jalan tersebut kecuali penghuni, harus kita fasilitasi mereka. Begitu pula apabila ada kegiatan gereja karena pelaksanaannya di hari Minggu," ujar Jaya, Kamis 29 Januari 2026.

Pengalihan arus lalu lintas ini dimulai pada 7 Februari 2026 pukul 12.00 WIB hingga 8 Februari 2026 pukul 20.00 WIB. Diperkirakan jamaah dari berbagai daerah itu akan datang ke Kota Malang mulai 7 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. 

Tak hanya itu, diprediksi terdapat 100.000 jamaah yang akan memadati Kota Malang dengan jumlah kendaraan melebihi 1.000 unit. Untuk itu, pengalihan arus lalu lintas dilakukan lebih awal. 

"Kalau acara dimulai pukul 01.00 malam, kita antisipasi bahwa mereka sudah menginformasikan datangnya lebih awal. Banyak jemaah yang berebut untuk datang lebih awal dengan harapan bisa di dalam gedung Stadion Gajayana," katanya. 

Jaya juga menjelaskan bahwa antisipasi dilakukan hingga setelah kegiatan berakhir. Terlebih terdapat potensi jamaah berkunjung untuk rekreasi di beberapa tempat wisata di Kota Malang, Kota Batu, hingga Kabupaten Malang. 

"Mereka bisa saja di Kota Malang, ke pusat-pusat perbelanjaan, Kayutangan, atau di Alun-alun Merdeka, ataupun ke Kota Batu. Apalagi juga dimungkinkan apabila ke wilayah kabupaten yang mana bisa jadi ke arah pantai-pantai dan seterusnya," sebutnya. 

Persiapan rekayasa arus lalu lintas juga dilakukan untuk berjaga-jaga seandainya Presiden Prabowo Subianto datang ke Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Dishub Kota Malang beserta jajaran akan memastikan kegiatan telah sesuai dengan SOP. 

"Rekayasa apabila ada kehadiran Bapak Presiden, skenario tersendiri sudah ada. Tapi tidak terlalu signifikan, hanya istilahnya ada yang perlu dibebaskan dari jemaah," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mujahadah Kubro   Mujahadah Kubro 1 Abad NU Seabad NU 1 Abad NU Kota Malang Pengalihan Arus Lalu Lintas Kota Malang macet Arus Lalu Lintas 12 Ruas Jalan Dishub Kota Malang