KETIK, SURABAYA – Bandara Internasional Juanda telah mematangkan persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2026. Selain menyiagakan posko terpadu, pihak pengelola juga menghadirkan fasilitas penginapan kapsul guna meningkatkan kenyamanan para pemudik.
General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan penginapan kapsul itu disediakan bagi para pemudik yang melakukan transit. Pemudik bisa memanfaatkan fasilitas tersebut saat menunggu jadwal penerbangan selanjutnya.
"Ini menjadi pilihan bagi penumpang transit atau yang terdampak delay. Dengan harga lebih terjangkau dibanding penginapan," katanya Tohir, dikutip dari keterangan resminya, Jumat, 20 Maret 2026.
Bagi penumpang yang ingin menikmati fasilitas ini, tarif yang dikenakan cukup terjangkau, yakni Rp50 ribu per jam. Satu unit kapsul dapat menampung satu hingga dua orang penumpang.
Selain itu, stimulus juga diberikan melalui potongan biaya layanan bandara (airport tax) sebesar Rp50 ribu, yang berdampak pada penurunan harga tiket pesawat di sejumlah rute.
Terkait volume pemudik, Tohir mengungkapkan adanya kenaikan tipis sebesar 1 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sejauh ini, operasional penerbangan masih berjalan lancar tanpa ada kendala penumpukan penumpang.
"Hingga hari keenam, kenaikan penumpang sekitar 1 persen dan seluruh jadwal masih berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Berdasarkan data posko angkutan Lebaran, rute domestik tujuan Jakarta masih menjadi yang paling padat. Sementara untuk penerbangan internasional, rute menuju Kuala Lumpur, Malaysia, mendominasi pergerakan penumpang. (*)
