KETIK, JEMBER – Sebuah sepeda motor milik warga Bondowoso terbakar di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat pagi, 13 Februari 2026. Insiden yang terjadi tepat di depan SMPN 7 Jember itu sempat menyita perhatian warga dan pengguna jalan karena kobaran api membumbung tinggi di tepi jalan.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.42 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Pemilik kendaraan diketahui bernama Abi, warga Bondowoso. Saat kejadian, ia berboncengan bersama istrinya dan tengah dalam perjalanan menuju wilayah Balung.
Salah satu saksi mata, Haryadi (36), pedagang nasi goreng yang berjualan tidak jauh dari lokasi kejadian, menjelaskan bahwa pasangan tersebut awalnya menepi karena mesin motor terasa panas.
“Orangnya dari Bondowoso mau ke Balung. Katanya tadi mesin motornya terasa panas, lalu dia cari tempat aman dan menepi,” ujar Haryadi saat ditemui di lokasi.
Setelah menghentikan kendaraan, pemilik motor mencoba memeriksa kondisi mesin dengan membuka jok. Namun, api justru muncul dan membesar dalam waktu singkat.
“Saat jok dibuka, apinya langsung membesar. Waktu tutup tangki juga dibuka, api makin besar,” katanya.
Haryadi menambahkan, dalam kondisi seperti itu seharusnya api tidak langsung disiram air karena berpotensi memperparah kobaran, terutama jika sumber api berasal dari bahan bakar.
Api dengan cepat melalap seluruh bagian sepeda motor jenis Honda Astrea Prima bernomor polisi P 3845 EJ tersebut. Pasangan suami istri itu berhasil menyelamatkan diri meski terlihat panik saat menyaksikan kendaraannya hangus terbakar.
“Alhamdulillah orangnya tidak apa-apa. Tadi pemadaman juga dibantu pegawai Indomaret pakai APAR yang ada di sana,” tambah Haryadi.
Sementara itu, Anggota Damkarmat Regu B Mako Pemkab Jember, Yustaniar, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan langsung dari pemilik motor pada pukul 09.42 WIB.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, pukul 09.43 WIB kami berangkatkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar B dengan lima personel,” ujar pria yang akrab disapa Yus ini.
Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 09.46 WIB dan langsung melakukan pemetaan situasi sebelum memadamkan api. Petugas berhasil menjinakkan kobaran api pada pukul 09.54 WIB dengan satu unit mobil pemadam kebakaran.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada motor yang kemudian menyambar tangki bahan bakar,” jelas Yustaniar.
Berdasarkan asesmen sementara, tidak ada korban dalam insiden kebakaran motor tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta karena sepeda motor mengalami kerusakan total.
Petugas UPT Damkar Mako B menangani peristiwa itu dalam kondisi aman dan terkendali. Hingga berita ini ditulis, pemilik motor masih terlihat syok dan kebingungan untuk melanjutkan perjalanan maupun kembali ke daerah asalnya. (*)
