KETIK, MALANG – Sosok Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.Ag. dikenal luas sebagai akademisi senior dengan kontribusi mendalam bagi pengembangan ilmu hukum di Indonesia. Saat ini, ia memegang peran strategis sebagai Ketua Komite MTsN 1 Kota Malang periode 2026–2029, membawa visi pembaruan bagi madrasah unggulan tersebut.
Lahir pada 2 Agustus 1957, Prof. Kasuwi merupakan Guru Besar Bidang Peminatan Hukum Perdata di Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Sebagai pengajar di Fakultas Hukum, ia dikenal aktif membekali mahasiswa dengan pandangan hukum nasional yang komprehensif.
Kepakarannya dalam hukum Islam juga diakui secara luas. Hal ini dibuktikan melalui berbagai karya ilmiah dan penelitiannya yang menjadi rujukan dalam penetapan hukum Islam pada sejumlah studi kasus di Indonesia. Di lingkungan kampus, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua Senat Universitas Merdeka Malang.
Sebagai Ketua Komite MTsN 1 Kota Malang, Prof. Kasuwi membawa misi Digitalisasi dan Penguatan Zona Integritas. Ia berkomitmen mendorong sistem pengelolaan komite yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Baginya, komite bukan sekadar pelengkap, melainkan jembatan vital antara pihak madrasah dan orang tua siswa.
"Kita akan digitalisasikan seluruh penggunaan dan program. Komite hadir untuk mendukung penuh program madrasah, menjadi perantara antara madrasah dan orang tua, sekaligus mengawasi penggunaan dana karena ini uang dari masyarakat maka penggunaannya harus bisa dipertanggungjawabkan kembali kepada masyarakat," tegasnya, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag Kota Malang, Sabtu, 21 Januari 2026.
Selain aktif di dunia pendidikan, Prof. Kasuwi memiliki pengaruh besar di berbagai organisasi penting, di antaranya:
- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang.
- Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang.
- Ketua IKA UIN Malang.
- Mantan Ketua STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang.
Kombinasi antara latar belakang hukum yang kuat dan pengalaman panjang di dunia pendidikan menjadikan Prof. Kasuwi Saiban sosok yang ideal dalam mengawal kemajuan MTsN 1 Kota Malang. Melalui kepemimpinannya, ia diharapkan mampu membawa dunia pendidikan Islam di Malang menuju arah yang lebih cemerlang dan profesional. (*)
