Mendagri Kerahkan 1.132 Praja IPDN Bersihkan Kantor-Kantor Pemerintahan Aceh Tamiang

Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana

5 Januari 2026 23:48 5 Jan 2026 23:48

Thumbnail Mendagri Kerahkan 1.132 Praja IPDN Bersihkan Kantor-Kantor Pemerintahan Aceh Tamiang
Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melepas para Praja IPDN melalui apel yang berlangsung di depan Kantor PUPR Aceh Tamiang, Senin 5 Januari 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)

KETIK, ACEH TAMIANG – Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melepas para Praja IPDN melalui apel yang berlangsung di depan Kantor PUPR Aceh Tamiang, Senin 5 Januari 2026.

Kehadiran Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tersebut untuk membantu membersihkan kantor, mempercepat pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik pasca bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Tito mengungkapkan, kondisi pemerintahan di Aceh Tamiang belum sepenuhnya pulih dikarenakan masih dipenuhi lumpur sehingga aktivitas pemerintahan belum berjalan maksimal. Menurutnya, pemulihan pemerintahan menjadi indikator utama kebangkitan daerah pasca bencana.

Sebab, pemerintahan yang pulih akan menguatkan koordinasi, pengambilan keputusan, dan pelayanan publik. Indikator penting lainnya adalah pulihnya ekonomi yang ditandai dengan hidupnya pertokoan, pasar, dan sektor sejenis.

“Kantor pemerintahan adalah jantung indikator pulihnya suatu keadaan, karena di situ ada perintah, otoritas, dan pusat sumber daya,” ucap Tito saat memimpin apel.

Dijelaskan Tito, setelah kantor pemerintahan berfungsi nantinya para praja akan diarahkan untuk membersihkan fasilitas lainnya, seperti pertokoan hingga pelayanan pemerintahan desa.

“Yang penting saya titip satu, jangan merepotkan pemerintah lokal. Karena pemerintah lokal sudah sulit. Kita datang mau bantu. Bukan membuat mereka tambah sulit,” pesannya.

Selain itu, Tito juga menyampaikan praja yang datang kemari (Aceh) adalah praja yang terpilih saja untuk berbakti di sini.

Dalam apel tersebut juga turut dihadiri, Wamendagri Bima Arya Sugiarto; Dirjen Administrasi Wilayah Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah SE, Danrem 011/Lilawangsa, Ali Imran, dan sejumlah setingkat pejabat dijajaran Kemendagri, juga jajaran Kementerian UMKM dan jajaran Menteri Kesehatan.

Mendagri Tito dalam kesempatan itu menjelaskan, ribuan praja IPDN ini telah berada di Aceh Tamiang sejak Minggu 4 Januari 2026. Keberangkatan terbagi dalam tiga kloter dengan total 1.132 orang pada hari yang berbeda.

Praja IPDN itu terdiri dari 863 praja dan sisanya Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka akan bertugas selama satu bulan, mulai 3 Januari hingga 3 Februari 2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mendagri Tito PRAJA IPDN Aceh Tamiang bencana aceh sumatera