KETIK, SURABAYA – Musim balap Moto2 tahun 2026 hanya dalam hitungan jam sudah bakal dimulai. Start para pembalap motor dunia itu dimulai dari Sirkuit Buriram, Thailand pada Minggu, 1 Maret besok.
Rider asal Indonesia Mario Suryo Aji sudah bersiap menyongsong balapan yang tahun ini berlangsung 22 seri di 19 negara.
Timnya, Honda Team Asia, juga telah merampungkan persiapan terakhir menjelang balapan perdana. Harapannya, tentu harus lebih baik dari musim-musim balapan sebelumnya.
Saat latihan hari pertama pada Jumat siang, pembalap asal Magetan tersebut langsung gacor dan sukses nangkring di posisi kelima pada sesi practice alias latihan.
Mario Aji menembus barisan terdepan tersebut usai membukukan catatan waktu 1 menit 34,736 detik. Raihan itu terpaut 0,235 detik dari rider tercepat Manuel Gonzales (Liqui Moly). Hasil ini juga membuat Mario Aji berhak langsung menembus sesi kualifikasi kedua (Q2) tanpa perlu bertarung di Q1.
Di tampilan perdananya, bakal ada yang berbeda dari helm sang rider. Apa itu? Ya, Mario Aji yang pada 2025 menerima penghargaan Satya Lencana Jer Basuki Mawa Bea Emas dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tersebut bakal mengenakan helm berlogo "Jatim Gerbang Baru Nusantara".
Tentu ini menunjukkan menunjukkan kebanggaannya terhadap kampung halamannya, Jawa Timur. Pada ajang Grand Prix Moto2 2026, helmnya mengusung corak local pride.
"Helm yang akan aku kenakan musim ini. Ini lebih dari sekadar helm. Di dalamnya aku memupuk keberanian, mengusung warisan budayaku dan menunjukkan dari mana aku berasal. Semoga kalian suka. Ayo kita lanjutkan!" ucap Mario Aji.
Di tahun ketiganya bersama Honda Team Asia, helm Mario Aji, warna merah menyala mendominasi helm tersebut. Dipadu dengan kembangan tipis hitam, putih dan keemasan untuk membuat helm itu tampak begitu ciamik.
Helm itu juga mengusung motif batik Magetan tanah kelahirannya, juga logo kejayaan gerbang Kerajaan Majapahit yang menjadi simbol daerah asal Mario Aji Jawa Timur yang kini telah menjadi Gerbang Baru Nusantara.
Di beberapa kali kesempatan, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa makna dari kalimat tersebut tak sekadar simbol atau kata-kata kiasan, tapi merupakan konsep strategis yang menempatkan Jawa Timur sebagai pusat logistik, ekonomi, dan budaya utama mendukung Ibukota Nusantara (IKN).
Jawa Timur diposisikan sebagai pintu gerbang utama perdagangan dan rantai pasok ke IKN serta wilayah timur Indonesia.
"Dengan posisi yang sangat strategis ini, Jawa Timur memiliki tanggung jawab besar untuk terus menjaga sinergi antara wilayah barat dan timur Nusantara," kata Gubernur Khofifah beberapa waktu lalu.
Saat ini, Jatim menjadi pusat distribusi logistik nasional. Hampir 80 persen logistik 19 provinsi Indonesia timur disuplai dari provinsi ini.
Pelabuhan Tanjung Perak melayani 21 dari 39 rute tol laut, ditopang oleh dua kawasan ekonomi khusus (KEK), 13 kawasan industri termasuk satu kawasan industri halal, tujuh bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ruas jalan tol. (*)
