KETIK, PEMALANG – Pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, berlangsung khidmat dan tertib pada Jumat pagi, 20 Maret 2025.
Ratusan jemaah Muhammadiyah memadati lokasi salat Id yang digelar di jalan samping Masjid At Taqwa.
Panitia pelaksana tampak sigap mengatur jalannya ibadah, termasuk melakukan pengalihan arus lalu lintas demi menjaga kenyamanan dan kekhusyukan jemaah selama pelaksanaan salat berlangsung.
Salat Idulfitri dipimpin oleh imam Ustaz Busyaeri, dengan khatib Ustaz Panji Hardiko.
Dalam khotbahnya, Ustaz Panji menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk memperbaiki hubungan antarsesama, memperkuat ketakwaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Idulfitri harus menjadi titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat kepada Allah, lebih baik akhlaknya, serta mempererat tali persaudaraan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai pijakan dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan sosial ke depan.
Di akhir khotbah, ia mengajak jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.
Sementara itu, Kepala Desa Kaliprau, Purwadi, menyampaikan bahwa jumlah jamaah dari organisasi Muhammadiyah yang mengikuti salat Idulfitri mencapai sekitar 600 orang.
“Alhamdulillah pelaksanaan salat Idulfitri berjalan kondusif dan lancar,” katanya.
Pelaksanaan salat Idulfitri di Kaliprau ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak usai salat, saat jamaah saling bersalaman dan bermaafan.
Momentum Idulfitri diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Ulujami dan sekitarnya.(*)
