Kepala KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo Keluarkan Surat Peringatan Cuaca Buruk

15 Januari 2026 14:49 15 Jan 2026 14:49

Thumbnail Kepala KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo Keluarkan Surat Peringatan Cuaca Buruk

, Kepala KSOP Panarukan, Herland Aprilyanto, S.H., M.M., 15 Januari 2026 (Foto : Heru Hartanto / ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Situbondo mengeluarkan surat peringatan bagi seluruh pelaku transportasi laut di wilayah perairan Madura dan sekitarnya, Kamis, 15 Januari 2026.

Hal ini menyusul adanya potensi cuaca buruk yang diprediksi akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Melalui pengumuman resmi nomor PG-KSOP.Pnk 2 Tahun 2026, Kepala KSOP Panarukan, Herland Aprilyanto, menegaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan data prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya.

Berdasarkan data BMKG tertanggal 13 Januari 2026, wilayah Perairan Situbondo bagian timur dan barat Jawa Timur diprediksi mengalami peningkatan tinggi gelombang serta kecepatan angin yang signifikan. Kondisi ekstrem ini diperkirakan terjadi mulai tanggal 14 hingga 17 Januari 2026.

"Terdapat potensi kenaikan tinggi gelombang dan kecepatan angin yang dinilai tidak aman untuk kegiatan pelayaran. Untuk itu, kita keluaran imbauan tersebut," ujar Herland dalam keterangan tertulisnya.

Untuk mengantisipasi dan atau mencegah kecelakaan laut, KSOP Panarukan merilis empat poin instruksi bagi pemilik, operator, dan nakhoda kapal agar menunda keberangkatan kapal.

"Seluruh nakhoda diminta menunda keberangkatan kapal hingga kondisi cuaca dipastikan benar-benar aman," kata Herland.

Selain itu, imbuh Herland, pelaku pelayaran wajib memperbarui informasi cuaca secara rutin melalui laman resmi maritim.tanjungperak.bmkg.go.id.

"Pemantauan kondisi lapangan wajib dilakukan minimal 2 jam sebelum keberangkatan dan terus dipantau selama perjalanan," jelasnya.

Jika terjadi kondisi darurat, sambung Herland, maka Nakhoda melakukan komunikasi dalurat dan diminta segera melapor kepada Syahbandar terdekat atau kapal sekitar jika terjadi perubahan cuaca ekstrem saat sedang berlayar.

"Otoritas pelabuhan menegaskan bahwa keselamatan nyawa penumpang dan kru kapal merupakan prioritas utama. Para pengguna jasa maritim diharapkan kooperatif dan tidak memaksakan keberangkatan di tengah kondisi alam yang tidak menentu," Herland.

Herland juga menghimbau kepada para nelayan agar tidak melaut ketika cuaca buruk. "Kepada nelayan agar tidak melaut dulu saat cuaca buruk agar tak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," pungkas Herland. (*)

Tombol Google News

Tags:

kepala KSOP Kelas IV Panarukan situbondo Keluarkan surat Peringatan cuaca buruk