Kecewa dengan Proses Pemilihan Ketua, Kader PDIP Brebes Mengundurkan Diri

8 Januari 2026 17:39 8 Jan 2026 17:39

Thumbnail Kecewa dengan Proses Pemilihan Ketua, Kader PDIP Brebes Mengundurkan Diri

Asrofi, Kader PDIP Brebes tunjukan surat pengunduran diri dan kartu anggota di depan kantor DPC PDIP Brebes (Foto: Makroni/ketik com)

KETIK, BREBES – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Brebes, Asrofi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota dan kader PDIP Brebes.

Pengunduran diri ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap proses pemilihan ketua DPC PDIP Brebes periode 2025-2030.

‎Asrofi mengaku kecewa dengan hasil konfercab yang menetapkan kepengurusan DPC PDIP Brebes periode 2025-2030 karena dianggap tidak sesuai dengan mekanisme partai.

‎Ia menyebut bahwa Indra Kusuma telah menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Brebes selama 25 tahun dan diusulkan 15 PAC dari 17 PAC di Brebes justru tidak terpilih.

‎"Hari ini, saya Asrofi, kader PDIP mendatangi Kantor DPC PDIP Kabupaten Brebes untuk menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai anggota maupun kader PDIP Kabupaten Brebes," kata Asrofi saat mendatangi Kantor DPC PDIP Brebes, Kamis 8 Januari 2026.

‎"Kami melihat ada proses yang tidak demokratis dalam pemilihan ketua DPC PDIP, di mana usalan terbanyak dari pengurus ranting dan PAC ternyata tidak mendapat tempat," beber Asrofi menyampaikan alasan.

"Namun sebaliknya justru ketua terpilih saat ini yang hanya didukung beberapa PAC ditetapkan sebagai (ketua) terpilih, sehingga sebagai bentuk kekecewaan kami, kami nyatakan mengundurkan diri dan berharap demokrasi tetap dijunjung tinggi," sambunbnya 

‎Surat Pengunduran Diri Dikirimkan

‎Asrofi mendatangi Kantor DPC PDIP Brebes berencana menyerahkan surat pengunduran diri. Namun lantaran kantor dalam keadaan tutup, ia mengirimkan surat pengunduran diri digital kepada Ketua DPC PDIP Brebes, Cahrudin.

‎Hal serupa dilakukan oleh Jamaludin. Ia selaku Bendahara PAC Brebes telah mengundurkan diri pada Rabu, 7 Januari 2026 sebagai pengurus partai di tingkat Kecamatan.

‎‎"Ini salah satu ketegasan kami, dari pengurus PAC Brebes, sebagai bentuk kekecewaan terhadap proses pemilihan ketua DPC yang kami nilai sudah tidak sesuai dengan mekanisme partai," kata Jamaludin.

‎Terpisah, salah satu pengurus memilih untuk tidak menanggapi pengunduran diri tersebut. "Kader itu ada kriterianya, saya pikir tidak perlu ditanggapi," ujarnya singkat.

‎Meski begitu ia mengigatkan akan pidato Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. "Kita semua tahu pidatonya Ibu Ketum Megawati Sukarno Putri bahwa kader PDIP tidak boleh bermain di dua kaki," terangnya lagi.

‎Sebelumnya ia juga menaggapi persoalan kekecewaan kader sebagai hal yang alami.(*)

Tombol Google News

Tags:

PDIP Brebes Asrofi pengunduran diri Kekecewaan Proses Pemilihan Ketua DPC. ‎ ‎