KETIK, HALMAHERA SELATAN – Dinas Kesehatan Halmahera Selatan mencatat tren peningkatan kasus HIV selama periode 2020 hingga 2025 di wilayah tersebut.
Data tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Asia Hasyim pada Senin 19 Januari 2025 kemarin.
“Kasus HIV pada tahun 2020 sebanyak 19, 2021 ada 19 juga, 2022 itu 32, kemudian 2023 sebanyak 28, dan meningkat di 2024 36 kasus, berlanjut di 2025 yakni Naik 51 kasus,” ungkap Asia.
Ia menjelaskan lonjakan kasus terlihat signifikan pada 2024 dan kembali meningkat tajam sepanjang tahun 2025 terakhir ini.
“Kami mengimbau kepada warga Halmahera Selatan untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan menghindari risiko HIV seperti tidak berganti-ganti pasangan, sehingga memutus mata rantai penularan,” ujarnya.
Upaya pencegahan juga difokuskan melalui edukasi berkelanjutan dengan menggandeng sekolah serta berbagai lembaga terkait di daerah setempat.
“Kami terus meningkatkan sosialisasi HIV kepada warga dan lembaga pendidikan,” cetusnya.
