KETIK, KEDIRI – Direktur Operasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Awan Hermawan Purwadinata memimpin langsung inspeksi lintas di wilayah kerja KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
Awan turun ke lapangan bersama jajaran Direksi dan Komisaris KAI, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta unsur Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Mereka memeriksa kesiapan sarana, prasarana, hingga sumber daya manusia guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa tim melakukan pemeriksaan menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS). Tim memberi perhatian khusus pada sejumlah titik rawan yang berpotensi terdampak faktor cuaca, seperti banjir, genangan air, hingga tanah longsor.
“Mengingat periode lebaran tahun ini bertepatan dengan dinamika cuaca, pengawasan di titik rawan kami tingkatkan. Kami memastikan seluruh jalur di wilayah Daop 7 berada dalam kondisi prima untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api,” kata Tohari.
Untuk meminimalkan risiko gangguan operasional, KAI Daop 7 Madiun menyiagakan berbagai perlengkapan darurat di lokasi strategis. Perusahaan menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 15 stasiun, mulai dari Stasiun Walikukun hingga Stasiun Blitar. KAI juga menyiapkan lokomotif posko dan armada cadangan guna mempercepat penanganan jika terjadi kondisi darurat.
“Serta personel tambahan dengan penjagaan ekstra pada jalur-jalur yang membutuhkan pengawasan khusus selama 24 jam,” jelasnya.
Selain melakukan pengecekan teknis, jajaran Direksi KAI juga menyapa langsung penumpang di Stasiun Madiun. Mereka membagikan suvenir sebagai bentuk apresiasi sekaligus menyerap masukan dari pelanggan untuk meningkatkan kualitas layanan.
Tohari menambahkan, KAI mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemerataan jumlah penumpang, baik saat arus mudik maupun arus balik.
“KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan mudik yang selamat, aman, dan nyaman. Semua upaya ini merupakan wujud nyata dari semangat KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan komitmen 'Semakin Melayani,” pungkasnya. (*)
