KETIK, CILACAP – DPD Partai Golkar Kabupaten Cilacap menggelar halalbihalal sekaligus konsolidasi internal sebagai langkah awal kepengurusan periode 2025-2030, Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DPD Partai Golkar Cilacap.
Ketua DPD Golkar Cilacap, Teti Rohatiningsih, menyampaikan kepengurusan baru mengedepankan kader muda untuk membawa energi baru dalam tubuh partai.
"Kami beri ruang kepada kader muda untuk bisa berkarya dan membesarkan partai, serta bisa mencapai target memenangkan di pemilu 2029 mendatang," ujarnya.
Ia menjelaskan komposisi kepengurusan saat ini didominasi generasi muda sebesar 65 persen, sementara 35 persen lainnya diisi kader senior.
Formasi tersebut mengikuti arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
"Sesuai arahan Ketum untuk kepengurusan lima tahun ke depan, 65 persennya diisi generasi muda, yang senior 35 persen," ungkapnya.
Menurutnya, kombinasi antara kader muda dan senior diharapkan mampu menghadirkan perpaduan pengalaman serta inovasi dalam menjalankan organisasi.
"Agenda kami kader muda diarahkan untuk menggali potensi. Hal ini juga merupakan langkah strategi Golkar Cilacap untuk meningkatkan daya saing politik sehingga mampu mendulang suara lebih banyak di Pilkada mendatang," ucapnya.
Dalam konsolidasi tersebut, penguatan soliditas partai dilakukan hingga tingkat kecamatan.
Dalam waktu dekat, DPD Golkar Cilacap akan menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 24 kecamatan.
"Kepengurusan di tingkat kecamatan sudah berakhir, kita akan agendakan musyawarah kecamatan di 24 kecamatan," terangnya.
Selain itu, Teti meminta setiap bidang dalam kepengurusan segera menyusun program kerja yang terukur untuk lima tahun ke depan.
"Nantinya program kerja disusun bertahap, mulai dari tahun pertama hingga lima tahun ke depan. Dengan begitu, capaian organisasi bisa dievaluasi secara berkala," katanya.
DPD Golkar Cilacap juga menargetkan posisi Ketua DPRD pada kontestasi politik mendatang.
Upaya tersebut akan ditempuh dengan memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput.
"Target kita menjadi Ketua DPRD, dengan menggenjot mesin partai hingga akar rumput," bebernya.
Ia juga menyebut dinamika internal merupakan hal yang wajar dalam organisasi, namun tetap perlu diantisipasi untuk menjaga soliditas kader.
"Hal ini harus kita antisipasi sejak dini," lanjutnya.
Teti memastikan Partai Golkar akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan, terlebih posisi wakil kepala daerah berasal dari partai tersebut.
"Dukungan dari Partai Golkar Cilacap tetap, dengan mengawal program pembangunan yang sudah dicanangkan. Partai politik harus hadir di tengah masyarakat dan mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat," tandasnya.(*)
