In Memoriam: Profil Gary Iskak, Aktor Serbabisa dari Keluarga Seniman yang Berpulang Akibat Kecelakaan Tunggal

29 November 2025 15:35 29 Nov 2025 15:35

Thumbnail In Memoriam: Profil Gary Iskak, Aktor Serbabisa dari Keluarga Seniman yang Berpulang Akibat Kecelakaan Tunggal
Gary Iskak, Aktor Serbabisa dari Keluarga Seniman yang Berpulang Akibat Kecelakaan Tunggal. (Foto: instagram @iskak_gary)

KETIK, JAKARTA – Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti duka mendalam. Aktor senior Muhammad Gary Iskak dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 29 November 2025, setelah mengalami kecelakaan tunggal sepeda motor di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dini hari tadi. Kepergian sang aktor menyisakan kenangan akan kiprah panjangnya di dunia akting yang penuh warna.

Gary Iskak menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Suyoto pada pukul 09.24 WIB, beberapa jam setelah insiden tragis itu terjadi. Saat wafat, aktor ini genap berusia 52 tahun. Penyebab kepergiannya yang mendadak akibat kecelakaan lalu lintas tunggal ini mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan artis dan para penggemar.

Identitas Singkat dan Latar Belakang Keluarga Seniman

Gary Iskak lahir pada 10 Juli 1973. Ia dibesarkan di tengah keluarga yang memiliki akar kuat di industri seni peran Indonesia.

Darah seni mengalir dari kakeknya, R. Iskak, yang dikenal sebagai sutradara dan komponis era kemerdekaan. Tak heran, adiknya, Khiva Iskak, juga mengikuti jejaknya sebagai aktor.

Darah seninya mengalir dari keluarga yang berdarah campuran Indonesia-Belanda. Ia merupakan keponakan dari beberapa nama legendaris, seperti Boy Iskak, Indriati Iskak, dan Alice Iskak.

Latar belakang keluarga yang kental dengan dunia film dan seni peran sejak era kemerdekaan ini telah membentuk perjalanan karier Gary Iskak sebagai seorang aktor watak yang konsisten dan berdedikasi.

Perjalanan Karier: Aktor Watak yang Konsisten

Gary Iskak memulai perjalanan kariernya di layar lebar pada awal tahun 2000-an. Film debutnya, Bintang Jatuh (2000), menjadi penanda awal kiprahnya di industri perfilman, di mana ia menunjukkan konsistensi selama hampir dua dekade.

Ia dikenal sebagai aktor watak yang serbabisa, mampu memerankan berbagai karakter, mulai dari antagonis, komedi, hingga peran pendukung yang kuat. Meskipun sering berada di posisi pemeran pendukung, akting Gary selalu berhasil mencuri perhatian dan meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Beberapa judul film populer yang pernah ia bintangi antara lain:

  • D'Bijis (2007)
  • 30 Hari Mencari Cinta (2004)
  • Merah Itu Cinta (2007)
  • Mangga Muda (2020)

Selain film layar lebar, Gary juga aktif membintangi puluhan judul FTV, serial televisi, dan serial web. Kualitas aktingnya bahkan diakui secara profesional, di mana ia pernah meraih penghargaan Indonesian Movie Actors Award untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik berkat perannya dalam film D'Bijis.

Liku Hidup, Perjuangan Kesehatan, dan Perjalanan Hijrah

Di balik capaian kariernya, perjalanan hidup Gary Iskak tidak selalu mulus. Ia sempat beberapa kali berurusan dengan hukum terkait kasus narkoba.

Setelah melewati masa-masa kelam, Gary berjuang menghadapi masalah kesehatan yang serius. Ia pernah didiagnosis mengidap hepatitis C yang membuatnya sempat berpikir untuk menyerah.

Namun, dukungan keluarga dan semangat untuk bangkit mendorongnya memulai babak baru dalam hidup.

Dalam beberapa tahun terakhir, Gary dikenal menjalani proses hijrah (perbaikan diri). Ia berusaha memperbaiki gaya hidup dan memperdalam ilmu agama, yang kerap ia bagikan kepada rekan sesama artis dan publik sebagai inspirasi.

Perjalanan hijrah ini menunjukkan komitmennya untuk berjuang dan memperbaiki diri di tengah lika-liku kehidupan.

Kronologi Kecelakaan dan Kabar Duka

Kabar duka kepergiannya pertama kali tersebar melalui grup pesan di kalangan artis. Kecelakaan tragis yang merenggut nyawanya terjadi pada Sabtu, 29 November 2025 dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Gary yang mengendarai motor RX King dilaporkan hilang kendali (out of control) sebelum akhirnya menabrak pohon. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Suyoto, aktor yang baru saja menyelesaikan syuting bersama Demian Aditya ini menghembuskan napas terakhir beberapa jam kemudian pada pukul 09.24 WIB.

Kepergian Gary Iskak menjadi pengingat yang menyakitkan bagi semua pihak akan bahayanya berkendara tanpa kewaspadaan penuh. 

Selamat jalan, Gary Iskak. Karyamu akan selalu dikenang.

Tombol Google News

Tags:

aktor gary iskak gary iskak meninggal kecelakaan gary iskak Gary Iskak