KETIK, JAWA TENGAH – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Kamis sore, 1 Januari 2026, menyebabkan banjir, longsor, dan terputusnya jalan antar desa.
Berdasarkan data pos relawan bencana Baraya Bantarkawung Raya, banjir terjadi di Desa Pengarasan dan Kebandungan, sementara longsor melanda Desa Sindangwangi, serta jalan amblas di Desa Jipang.
Puluhan rumah di Desa Pengarasan dan Kebandungan terendam banjir setinggi sekitar 30 sentimeter akibat meluapnya aliran sungai. Selain itu, lima rumah di Dukuh Babakan, Desa Sindangwangi, terdampak longsor.
Sementara itu, akses jalan antar desa di Dukuh Cilinduk, Desa Jipang, menuju Desa Bangbayang dan sekitarnya mengalami amblas sedalam satu meter dengan panjang sekitar 30 meter. Kondisi ini menyebabkan warga terisolasi karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses.
Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi Partai Golkar, Sudono, SH, bersama jajaran UPT PU Bantarkawung turun langsung ke lokasi bencana untuk meninjau kerusakan jalan akibat amblas.
“Jalan akses Dukuh Cilinduk, Desa Jipang–Desa Bangbayang lumpuh total. Kondisi jalan yang amblas saat ini tidak dapat dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Sudono.
Sudono menambahkan, jalan yang amblas akan dilakukan perbaikan sementara secara manual dan swadaya untuk mengantisipasi warga yang harus melintas karena keperluan mendesak.
"Mengingat jalan di lokasi tersebut sangat labil struktur tanahnya dan sudah berulang kali mengalami amblas, pentingnya melakukan asesmen yang tepat agar tidak terjadi kejadian serupa," tambah Sudono.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di lokasi jalan yang amblas ini," Imbuhnya.
Untuk sementara, warga dan pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi.(*)
