Hanya Miliki 11 Murid, Kegiatan Belajar di SDN Pasarenan 2 Sampang Nyaris Terhenti

28 Januari 2026 19:40 28 Jan 2026 19:40

Thumbnail Hanya Miliki 11 Murid, Kegiatan Belajar di SDN Pasarenan 2 Sampang Nyaris Terhenti

Bedeng SDN Pasarenan 2 Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura. (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasarenan 2, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terhenti akibat minimnya jumlah siswa. 

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa, 27 Januari 2026 pagi sekitar pukul 07.30 WIB, tidak terlihat aktivitas pembelajaran di sekolah tersebut. SDN Pasarenan 2 saat ini hanya memiliki 11 siswa, dan pada hari tersebut tidak satu pun siswa hadir ke sekolah.

Para siswa disebut lebih memilih bersekolah di sekolah dasar Islam terpadu (SDIT) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di sekitar desa.

Salah seorang guru SDN Pasarenan 2, Amer, mengatakan kondisi sepinya siswa di sekolah tersebut telah berlangsung cukup lama.

"Memang keadaan sekolah seperti ini sudah sejak lama," ujarnya kepada jurnalis. 

Menurut dia, banyaknya sekolah Islam terpadu dan madrasah di desa setempat membuat orang tua lebih memilih menyekolahkan anak-anak mereka di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

"Memang kondisi pendidikan di desa ini seperti itu," kata Amer.

Ia menjelaskan, jumlah siswa di setiap jenjang sangat terbatas. Kelas I hanya memiliki satu siswa, sementara kelas II hingga kelas VI rata-rata hanya diisi dua siswa. Secara keseluruhan, hanya 11 siswa yang masih tercatat aktif di SDN Pasarenan 2.

"Jumlah siswanya sangat minim, tetapi tenaga pendidik di sekolah ini masih lengkap dan tetap setia mengajar," tambahnya. Rabu, 28 Januari 2026.

Sementara itu, Kepala SDN Pasarenan 2, Slamet, mengungkapkan pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk menarik minat masyarakat sekitar agar menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut.

"Berbagai upaya sudah kami lakukan. Namun, kondisi geografis di wilayah Kecamatan Kedungdung memang seperti ini. Banyaknya sekolah swasta di sekitar menjadi tantangan berat bagi kami, baik sebagai guru maupun pimpinan sekolah," ujarnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

SDN Pasarenan 2 Minim Siswa SDIT Tak ada aktivitas belajar mengajar Sampang