KETIK, SITUBONDO – Musyarah Cabang (Muscab) Pemilihan Ketua DPC PKB Kabupaten Situbondo yang dilaksanakan di Edhotel Lotus Ballroom, Jalan Gunung Arjono, Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo berlangsung lancar dan aman pada Sabtu, 4 April 2026.
Hadir dalam Muscab PKB Situbondo tersebut, antara lain Ketua Bidang Kemaritiman dan Pertanian DPP PKB Anggia Ermarini, HM Nasim Khan, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Badrud Tamam, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, jajaran Ketua Partai PDI Perjuangan, PPP, Golkar, Hanura, Demokrat, NasDem, dan Gerindra.
Adapun penentuan nama calon Ketua Tanfidz yang telah melalui proses pemetaan oleh DPP PKB bersama DPW PKB, yakni H. Ali Yafi, Mahbub, Junaedi, Johantono dan Yoyok Mulyadi. Sedangkan, hasil penentuan dari seluruh pengerus Ranting hingga PAC PKB hanya muncul satu nama, yaitu H. Ali Yafi.
“Calon Ketua Tanfidz DPC PKB sudah diputuskan berdasarkan hasil pemetaan DPP dan DPW. Nama-nama tersebut kemudian kami tawarkan dalam forum Muscab untuk mendapatkan masukan,” ujar Anggia Ermarini, Ketua Bidang Kemaritiman dan Pertanian DPP PKB.
Anggia menambahkan, dalam forum Muscab tetap membuka ruang bagi peserta untuk memberikan usulan tambahan maupun tanggapan terhadap nama-nama yang telah diajukan. Hal ini menegaskan sebagai bagian dari mekanisme demokrasi internal partai.
“Jika ada usulan nama lain dari peserta forum, tentu dipersilakan. Itu bagian dari proses demokratis di internal partai,” katanya.
Anggia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab kali ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Perubahan tersebut merupakan hasil keputusan dalam Muktamar PKB di Bali.
“Forum Muscab tidak lagi menjadi ajang pembentukan fraksi atau perpecahan, tetapi difokuskan untuk konsolidasi partai agar lebih solid dan demokratis,” jelasnya.
Menurut Anggia, peserta Muscab tetap memiliki hak menyampaikan pandangan, termasuk jika tidak sepakat dengan calon tertentu yang diusulkan DPW dan DPP PKB.
“Kalau ada yang tidak setuju dalam forum ini, silakan disampaikan alasannya. Itu akan menjadi bahan pertimbangan DPP PKB,” ujarnya.
Dalam menentukan Ketua Tanfidz, lanjut Anggia, DPP PKB menetapkan sejumlah kriteria utama, meliputi rekam jejak perjuangan, pengabdian, prestasi kinerja di partai, serta komitmen terhadap ideologi PKB.
Selain itu, masukan dari kalangan kiai dan tokoh kultural juga menjadi pertimbangan penting dalam proses penentuan. Hal ini dinilai sebagai bagian dari nilai-nilai yang hidup di tubuh PKB.
“Masukan dari kiai dan tokoh kultural tentu kami perhatikan sebagai bagian dari nilai-nilai yang hidup di PKB,” kata Anggia.
Terkait waktu penetapan Ketua Tanfidz, Anggia menyebut bahwa proses muscab masih berjalan di berbagai daerah di Indonesia dan menunggu tahapan lanjutan dari DPP PKB. “DPP sedang menyiapkan tahapan selanjutnya. Penetapan akan dilakukan sesuai mekanisme yang ada,” jelasnya.
Menurutnya, untuk periode 2026–2031, DPW PKB Jatim dan DPP PKB melakukan pemetaan kader yang dinilai memiliki potensi untuk mengisi posisi strategis, mulai dari ketua, sekretaris, hingga struktur pengurus lainnya.
"DPW dan DPP PKB melakukan pemetaan kader yang berpotensi, kemudian DPC melalui forum muscab juga mengusulkan nama-nama,” pungkas Anggia.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Situbondo H. Ali Yafi mengatakan, penetapan empat nama calon tersebut bukan tanpa proses.
Dilakukan melalui mekanisme internal partai yang evaluasi kinerjanya oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menjadi dasar utama dalam menjaring kandidat, sebelum akhirnya diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) untuk diputuskan.
“Proses Muscab sudah kita lakukan, kini kita tinggal menunggu keputusan final dari DPP PKB yang diperkirakan tidak akan memakan waktu lama. Muscab ini sebagai upaya memperkuat konsolidasi internal partai dan menyusun strategi menghadapi agenda politik ke depan dan targetkan kemenangan dua kali lipat,” kata H. Ali Yafi.
Dalam forum Muscab ini, sambung Ali Yafi, juga membahas berbagai isu strategis, seperti peningkatan peran kader di masyarakat, penguatan basis massa, serta kesiapan melipatgandakan pemenangan pemilu mendatang demi kemajuan partai.
“Diharapkan melalui Muscab ini, PKB Situbondo bisa melipatgandakan perolehan kursi DPRD pada pemilu mendatang dan dapat semakin solid serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ali Yafi. (*)
