KETIK, TRENGGALEK – DPC PKB Trenggalek menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dan telah menetapkan lima kandidat yang akan berebut kursi ketua periode 2026-2031. Muscab diselenggarakan di kantor DPC setempat, Minggu malam, 29 Maret 2026.
Ke lima nama tersebut adalah adalah Sukarodin, Roby Danang Eko Saputra, M Hadi, Murkam, dan Amin Tohari.
Sukarodin, Roby Danang Eko Saputra, M Hadi, dan Murkam merupakan hasil penjaringan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur. Sementara Amin Tohari merupakan usulan tambahan dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) atau pengurus PKB tingkat kecamatan.
Wakil Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan, Muscab merupakan amanat Muktamar dan mekanismenya berjalan dengan lancar. Karena, di PKB musyawarah mufakat itu sangat dijunjung tinggi.
"Jadi tidak ada lagi voting, faksi-faksi dan lain sebagainya. Kita sudah petakan dan tetapkan nama-nama kandidat untuk menjadi nakhoda PKB 2026-2031," ucapnya.
Cucun, sapaan dia, menuturkan, dari hasil penjaringan tersebut ada empat nama kandidat dan satu nama kandidat dari usulan tingkat kecamatan. "Oleh karena itu kita sudah tetapkan lima bakal calon (Bacalon)," ungkapnya.
Dari kelima Bacalon tersebut akan mengikuti proses selanjutnya yang terdiri dari dua tahap. Pertama, tes kompetensi akademik, yaitu tes psikologis di mana akan dilihat karakter kepemimpinannya.
Ada akomodatif, bagaimana memecahkan masalah dari sisi akademis dan psikolognya.
Kedua, tes wawancara terkait kapabilitasnya, serta komitmen-komitmen yang akan dibangun antara DPC dengan DPP.
"Intinya, siapapun yang akan menjadi nakhoda PKB Trenggalek merupakan hasil dari proses panjang. Baik dari DPW atau DPP," tandasnya.
Ia juga menyinggung jika Jawa Timur akan melipatgandakan kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang. Karena Jawa Timur itu adalah kantongnya atau setrumnya PKB.
"Kita ingin di Jawa Timur menjadi tempat kemenangan dari PKB Pemilu ke Pemilu," ujarnya.
Ia mengakui tidak akan ada sektoral dalam pemetaan wilayah pundi-pundi suara PKB di Jawa Timur alis merata. "Apakah itu wilayah Mataraman dan Tapal Kuda. Pendeknya kemenangan PKB harus merata," katanya.
Ia menambahkan, di akhir April akan diadakan tes uji kompetensi sebagai tahapan pertama di Jawa Timur. Sedangkan tahapan kedua tes wawancara di Jakarta.
"Selanjutnya kita akan kukuhkan secara serentak seluruh Indonesia pada 23 Juli sekaligus di HUT PKB," tutupnya. (*)
