Edukasi Hadapi Bencana, Siswa TK DWP Waru Kunjungi Tenpina BPBD Jatim di Awal 2026

8 Januari 2026 11:13 8 Jan 2026 11:13

Thumbnail Edukasi Hadapi Bencana, Siswa TK DWP Waru Kunjungi Tenpina BPBD Jatim di Awal 2026

Petugas BPBD Jawa Timur mendampingi siswa TK Dharma Wanita Persatuan Desa Waru, Kabupaten Sidoarjo, saat mengenakan helm keselamatan dalam kegiatan pembelajaran kebencanaan di Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, Rabu 7 Januari 2026 (Foto: Humas BPBD Jatim)

KETIK, SURABAYA – Antusiasme masyarakat terhadap pembelajaran kebencanaan di Taman Edukasi Bencana BPBD Jawa Timur terus berlanjut pada tahun 2026.

Pada pekan pertama awal tahun ini, kunjungan edukasi bencana diawali oleh siswa TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Desa Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Rabu 7 Januari 2026.

Sebanyak 32 siswa TK A dan TK B mengikuti kegiatan pembelajaran kebencanaan dengan pendampingan tiga guru. Para siswa mendapatkan pengenalan berbagai jenis bencana, peralatan, serta logistik kebencanaan di Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina).

Selain itu, para peserta juga diajak mengikuti simulasi gempa bumi dengan mencoba langsung simulator gempa. Kegiatan edukasi kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pojok Baca Tangguh DWP BPBD Jatim serta Mini Zoo BPBD Jatim.

Guru Pendamping TK DWP Desa Waru, Suwarti, mengaku senang dengan pembelajaran kebencanaan yang diberikan oleh tim BPBD Jatim. Menurutnya, metode pembelajaran yang interaktif membuat siswa lebih mudah memahami materi.

“Anak-anak bisa mengenali langsung kejadian bencana dan merasakan guncangan gempa melalui simulator. Kami berterima kasih kepada BPBD Jatim yang selalu menerima kunjungan siswa kami. Kunjungan ini juga bukan yang pertama bagi TK DWP Desa Waru,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara menyambut baik kunjungan tersebut.

Ia menegaskan menjelaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok rentan saat terjadi bencana, sehingga perlu mendapatkan pengenalan dan pelatihan kebencanaan sejak dini.

“Kami akan terus melakukan perbaikan agar materi pembelajaran kebencanaan semakin mudah diingat dan dipahami oleh anak-anak,” kata Kiki, sapaan akrabnya.

Berdasarkan data rencana kunjungan edukasi bencana ke BPBD Jatim, selama Januari 2026 telah tercatat 12 lembaga dengan total 534 pengunjung yang akan mengikuti pembelajaran kebencanaan. Jumlah tersebut berpotensi meningkat seiring masih masuknya surat permohonan kunjungan dari berbagai lembaga. (*)

Tombol Google News

Tags:

sekolah tk waru Bencana bpbd Jawa timur surabaya