KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan akan melakukan perbaikan ruas Jalan Maulana Yusuf, tepatnya dari pertigaan Rancagawe hingga Terminal Aweh, pada tahun 2026.
Perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk respon atas keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang semakin memburuk.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Lebak, Hamdan Sholeh, mengatakan bahwa penanganan ruas jalan tersebut telah masuk dalam perencanaan sekaligus penganggaran tahun 2026.
“Kami sudah menganggarkan penanganan Jalan Maulana Yusuf, mulai dari pertigaan Rancagawe hingga Terminal Aweh, dan pelaksanaannya direncanakan pada tahun 2026,” kata Hamdan Sholeh saat dihubungi ketik.com, Minggu 11 Januari 2026.
Menurut Hamdan, Jalan Maulana Yusuf merupakan salah satu jalur strategis di Kabupaten Lebak. Selain menjadi akses utama menuju kawasan wisata Baduy, ruas jalan tersebut juga berada di kawasan perkotaan dengan tingkat mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.
“Jalur ini sering dilalui masyarakat karena dekat dengan pusat kota. Aktivitas kendaraan juga padat, sehingga ketika kondisi jalan rusak, dampaknya sangat dirasakan oleh pengguna jalan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kerusakan jalan disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya tingginya aktivitas angkutan pasir basah dari kawasan tambang di Kecamatan Cimarga.
"Muatan kendaraan yang berat dan kondisi jalan yang sering tergenang mempercepat kerusakan badan jalan,"ungkapnya
Dampak kerusakan tersebut tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi warga. Para pelaku usaha di sepanjang ruas pertigaan Rancagawe hingga Terminal Aweh mengeluhkan penurunan omzet akibat berkurangnya kendaraan yang melintas dan berhenti.
Salah seorang pedagang setempat, Ajat, mengaku sejak kondisi jalan memburuk, pendapatannya dan pedagang lain ikut menurun.
“Sejak jalannya rusak, kendaraan jarang berhenti untuk membeli. Pengaruhnya sangat terasa bagi kami para pedagang di sekitar sini,” ujar Ajat kepada ketik com.
Ia menyambut baik rencana pemerintah daerah yang akan segera memperbaiki Jalan Maulana Yusuf. Ajat berharap pengerjaan dapat dilakukan secepatnya agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian warga kembali normal.
“Alhamdulillah, mendengar kabar jalan ini akan diperbaiki tahun ini kami sangat bersyukur. Mudah-mudahan sebelum bulan Ramadan sudah mulai dikerjakan, supaya ekonomi warga kembali hidup,” harapnya. (*)
