Dividen Bank Jatim Turun di 2024, Pansus DPRD Telisik Penyebabnya

2 Februari 2026 14:59 2 Feb 2026 14:59

Thumbnail Dividen Bank Jatim Turun di 2024, Pansus DPRD Telisik Penyebabnya

Suasana Sidang Paripurna di DPRD Jatim (Foto: Martudji/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur menyoroti penurunan setoran dividen Bank Jatim tahun 2024. Mereka membandingkan dengan kinerja Bank Jateng yang melesat meski keuntungan tidak jauh berbeda.

Anggota Pansus BUMD DPRD Jatim, Satib, menyebut setoran dividen Bank Jatim tahun 2023 mencapai sekitar Rp 470 miliar, namun turun menjadi sekitar Rp 440 miliar di tahun 2024, yakni lebih dari Rp 20 miliar.

“Yang menarik, Bank Jateng memiliki aset di bawah Bank Jatim, tapi dividen yang disetor ke provinsi justru lebih tinggi. Sementara Bank Jatim keuntungannya tidak jauh berbeda, kontribusi dividennya hanya sekitar Rp 400 miliar,” terangnya, Senin, 2 Februari 2026.

Selain Bank Jatim, Pansus juga mengamati BUMD lain yang kontribusinya tidak sebanding dengan aset yang dimiliki, bahkan ada yang hanya berkontribusi Rp1-2 miliar, alias mengalami kerugian namun tetap dipertahankan.

Ke depan, Pansus akan mendalami lebih penyebab penurunan dividen Bank Jatim dan membuka peluang memanggil auditor independen. Pansus juga akan mempertimbangkan penataan ulang melalui holding, merger, atau pembubaran BUMD yang tidak rasional. (*)

Tombol Google News

Tags:

Dividen Bank Jatim Pansus DPRD Jatim BUMD Jawa Timur DPRD Jawa Timur