KETIK, SURABAYA – Bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan kembali ditunjukkan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur.
Komunitas yang dikenal aktif dalam gerakan antikorupsi ini membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan di kawasan By Pass Juanda, Sidoarjo, Senin, 16 Maret 2026 petang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, bersama sejumlah relawan.
Pembagian takjil dilakukan di depan Klinik Sheila Medika, Juanda, bagi pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Para pengendara roda dua maupun roda empat terlihat antusias menerima paket takjil yang dibagikan.
Meski sebagian tidak sempat berhenti lama karena perjalanan, mereka tetap menyampaikan rasa syukur atas bingkisan menu berbuka puasa yang diterima.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan tetap membagikan takjil meski harus menghadapi rintik hujan yang turun menjelang waktu berbuka.
“Meskipun cuaca kurang bersahabat, hujan turun menjelang berbuka. Tim relawan kami tetap semangat menyapa pengendara dan memberikan takjil bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut,” kata Heru.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang rutin dilakukan selama bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara komunitas sosial dengan masyarakat luas.
“Ini tidak hanya membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang berbuka, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara komunitas sosial dan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Dalam aksi sosial tersebut, MAKI Jawa Timur menyiapkan sekitar 1.000 paket takjil yang dibagikan langsung kepada pengendara dan masyarakat sekitar.
Paket tersebut terdiri dari 250 paket menu siap makan berupa bihun goreng bakso dengan lauk telur dadar, 250 paket kurma sebagai menu pembuka puasa, 250 botol es sirup melon dan blewah, serta 250 paket makanan ringan seperti gorengan, donat, dadar jagung, ote-ote, dan tahu isi.
Di tengah guyuran hujan, para relawan tetap terlihat antusias membagikan bingkisan kepada para pengendara.
Banyak di antara mereka yang melintas sambil memperlambat kendaraan untuk menerima paket takjil sambil mengucapkan terima kasih.
Heru mengaku bersyukur karena kegiatan berbagi tersebut dapat berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Alhamdulillah, walaupun hujan agak deras, kegiatan pembagian takjil tetap bisa berjalan dengan baik dan masyarakat yang melintas tetap bisa menerima paket berbuka. Ini menjadi bentuk kecil kepedulian kami kepada sesama di bulan Ramadan,” katanya.
Ia berharap kegiatan berbagi takjil tersebut dapat terus berlangsung hingga akhir Ramadan dan menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas lain untuk menumbuhkan semangat solidaritas serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
MAKI Jawa Timur juga menyatakan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial, tidak hanya melalui gerakan pengawasan antikorupsi, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(*)
