KETIK, LEBAK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak, Banten, mendorong para pengusaha transportasi, baik lokal maupun luar daerah, untuk berinvestasi dalam penyediaan angkutan wisata menuju sejumlah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lebak. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan sarana transportasi menuju objek wisata yang hingga kini masih minim.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Abdurazak, mengatakan keterbatasan transportasi menjadi salah satu kendala utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Lebak.
“Kami mengajak para pengusaha, baik lokal maupun luar daerah, yang ingin membuka usaha transportasi kendaraan menuju tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lebak,” ujar Abdurazak saat diwawancarai ketik.com di ruang kerjanya, Rabu 4 Februari 2026.
Menurutnya, kehadiran angkutan wisata akan sangat membantu wisatawan dalam mengakses berbagai destinasi unggulan, seperti kawasan wisata Gunung Luhur Citorek dan sejumlah objek wisata lainnya yang hingga kini belum terlayani transportasi umum.
Abdurazak menegaskan, Dishub Lebak siap memberikan kemudahan dalam proses perizinan, termasuk penetapan trayek angkutan wisata, bagi para pengusaha yang berminat membuka layanan transportasi ke destinasi wisata.
“Kami siap membantu dari sisi perizinan dan penetapan trayek, agar angkutan wisata dapat segera beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Lebak baru tersedia transportasi pariwisata perintis yang melayani kawasan wisata Sawarna. Sementara destinasi wisata lainnya belum memiliki layanan transportasi khusus bagi wisatawan.
“Padahal Lebak memiliki banyak potensi wisata. Dengan adanya angkutan wisata, tentu akan mempermudah wisatawan dan meningkatkan kunjungan ke daerah,” katanya.
Selain meningkatkan aksesibilitas wisata, keberadaan transportasi pariwisata juga diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata.
“Transportasi wisata tidak hanya memudahkan wisatawan, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata,” ujarnya.
Abdurazak kembali menegaskan komitmen Dishub Lebak untuk membuka peluang kerja sama dengan para pengusaha transportasi yang ingin membuka trayek angkutan wisata di Kabupaten Lebak.
“Kami mengajak para pengusaha untuk bersama-sama mendukung pengembangan pariwisata di Lebak melalui penyediaan transportasi wisata,” pungkasnya (*).
