KETIK, LEBAK – Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar Pelatihan Operasional Traktor Roda Empat (TR4) bagi kelompok tani dan operator alat mesin pertanian (alsintan).
Kepala Bidang Produksi Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, mengatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemanfaatan alsintan agar dapat digunakan secara optimal, aman, dan berkelanjutan di lapangan.
Menurut Deni, kemampuan operator dalam mengoperasikan traktor sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas penggunaan alsintan serta meminimalkan risiko kerusakan dan kecelakaan kerja.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kompetensi operator TR4, baik dari sisi teknis pengoperasian, pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3), maupun perawatan dan pemeliharaan mesin agar usia pakai alsintan lebih panjang dan selalu siap digunakan,” ujar Deni Iskandar saat dihubungi Ketik.com, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa traktor roda empat memiliki peran strategis dalam peningkatan produksi pertanian. Selain mempercepat proses olah tanah, penggunaan TR4 juga mampu menekan biaya produksi, mendukung percepatan tanam, meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT), serta mendorong efisiensi dan produktivitas usaha tani.
Lebih lanjut, Deni menegaskan bahwa traktor roda empat merupakan aset negara yang harus dikelola secara bertanggung jawab dan transparan. Pemanfaatannya harus dilakukan secara berkelompok agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para petani.
“Alsintan ini harus digunakan untuk kepentingan bersama. Oleh karena itu, perlu kesadaran kolektif dari kelompok tani untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan traktor roda empat secara optimal,” tegasnya.
Melalui pelatihan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak berharap para peserta dapat menjadi operator andal di wilayah masing-masing. Selain mampu mengoperasikan dan merawat alsintan dengan baik, peserta juga diharapkan dapat menularkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada kelompok tani lainnya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis mampu mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern, sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)
