KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengijinkan takbir keliling dengan ketentuan atau catatan masyarakat yang akan melaksanakan takbir keliling tidak menuju jalur pantura, tidak menggunakan sound horeg, hanya di wilayah kecamatan. Jika terjadi pelanggaran terhadap aturan ini, khususnya penggunaan sound horeg, akan ditindak tegas, Kamis 19 Maret 2026.
“Takbir keliling tahun ini diperbolehkan dengan syarat tidak menuju jalur pantura, tidak menggunakan sound horeg, serta tetap mengenakan pakaian sopan. Jika ada pelanggaran terhadap aturan ini, maka khususnya penggunaan sound horeg, akan ditindak tegas,” kata Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.
Pemerintah Kabupaten Situbondo, kata Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo, memperbolehkan masyarakat menggelar takbir keliling dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 H/2026. “Meski demikian, pelaksanaan takbir keliling dibatasi secara ketat, salah satunya peserta dilarang keluar dari wilayah kecamatan masing-masing,” kata Mas Rio.
Pembatasan ini, lanjut Mas Rio, dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan serta hal-hala yang tidak diinginkan antar kelompok warga saat melakukan takbir keliling, makanya takbir keliling ini dilarang keluar ke jalur pantura hanya bisa dilakukan di wilayah kecamatannya masing-masing.
“Takbir keliling hanya boleh dilakukan di wilayah kecamatan masing-masing dan tidak boleh melintas ke jalur pantura. Jika melanggar ketentuan tersebut, maka akan ditindak tegas oleh aparat yang memantau takbir keliling tersebut,” tegas Mas Rio.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, lanjut Mas Rio, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan takbir keliling selama tetap berjalan tertib, aman dan mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kemaman bersama dan amanah, maka diperbolehkan.
“Masyarakat yang akan melaksanakan takbir keliling tidak boleh menggunakan truk bersar, tapi harus menggunakan mobil pick up. Sebab, jika menggunakan truk besar bisa memicu kemacaten lalu lintas dan berpotensi membahayakan bagi masyarakat yang melakukan takbir keliling,” tegas Mas Rio. (*)
