Demi Mujahadah Kubro 1 Abad NU, GKI Bromo Malang Gelar Ibadah Secara Livestream

8 Februari 2026 04:54 8 Feb 2026 04:54

Thumbnail Demi Mujahadah Kubro 1 Abad NU, GKI Bromo Malang Gelar Ibadah Secara Livestream

Pendeta Didik Trijatmiko (paling kiri) saat berada di posko kesehatan dan tempat transit jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU. (Foto: Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Semangat toleransi dan saling menghormati kembali ditunjukkan di Kota Malang. Bertepatan dengan pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), akhir pekan ini, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bromo Malang memilih menggelar ibadah Minggu secara hybrid, dengan kehadiran langsung jemaat dan livestreaming.

Pendeta GKI Bromo Malang, Didik Trijatmiko, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk memudahkan umat, sekaligus menghormati kegiatan besar keagamaan yang digelar NU dan berdampak pada akses jalan di sekitar gereja.

“Ya kami memahami. Kami sampaikan kepada umat bahwa ibadah Minggu hari ini barangkali tidak seperti biasanya,” kata Didik.

Ia menegaskan, secara jadwal ibadah tetap dilaksanakan seperti hari Minggu pada umumnya. Namun pihak gereja menyadari kehadiran jemaat secara fisik akan terhambat oleh situasi lalu lintas dan pengamanan kegiatan Mujahadah Kubro.

“Jadwal tetap kami lakukan seperti biasa, tetapi kami tahu kehadiran umat pasti akan terhalang. Jadi kami live streaming-kan,” ujarnya.

Meski demikian, GKI Bromo tidak sepenuhnya meniadakan ibadah tatap muka. Jemaat yang masih memungkinkan mengakses jalan menuju gereja tetap dipersilakan hadir secara langsung.

“Yang mau hadir secara fisik, yang bisa mengakses jalan, monggo, mengalir saja. Tapi yang tidak bisa hadir secara fisik, ada live streaming yang kami lakukan,” jelas Didik.

Menariknya, layanan ibadah daring ini tidak hanya dilakukan pada satu waktu saja. Seluruh rangkaian ibadah, dari pagi hingga sore hari, disiarkan secara langsung.

“Semua ibadah kami live streaming-kan sampai sore. Karena sore kemungkinan bubarnya kan juga pelan-pelan itu,” tambahnya.

GKI Bromo sendiri sebelumnya juga mendirikan posko kesehatan dan tempat transit bagi ratusan jemaat Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Menurut Didik, aksi solidaritas ini merupakan gambaran nyata semangat keindonesiaan.

"Kami ingin ambil bagian karena kebetulan juga lokasi kami sangat dekat dengan venue," ujar Didik.

"Mengumpulkan orang sekian banyak seperti ini tentu perlu partisipasi masyarakat dan kami ingin menjadi bagian dari masyarakat dan bagian dari perhelatan ini," sambungnya. (*)

=

Tombol Google News

Tags:

Mujahadah Kubro 1 Abad NU 1 abad nu GKI Bromo Pendeta Didik Trijatmiko