KETIK, MALANG – Hujan yang mengguyur Kota Malang sejak Sabtu, 7 Februari 2026 sore, tak menyuurutkan langkah para jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama. Mereka mulai memenuhi Stadion Gajayana Kota Malang, yang menjadi venue perhelatan akbar tersebut.
Para jemaah berdatangan melalui pintu barat Stadion Gajayana. Rata-rata, mereka datang dalam rombongan.
Sempat terjadi kerumunan di depan pintu masuk barat. Oleh panitia, mereka kemudian diarahkan melalui pintu-pintu lain untuk menuju tribun.
Nurchasanah, salah seorang jemaah dari Lumajang, mengaku sudah tiba di Malang sejak sore tadi. Namun, karena hujan, ia memilih untuk berangkat dari rumah saudaranya di kawasan Kasin ke Stadion Gajayana pada malam hari.
Menurut Nurchasanah, ia tak berangkat bersama rombongan Lumajang. Perempuan asal Pasirian ini memilih berangkat bersama suami dan ketiga anaknya.
"Ini bentuk khidmat kami kepada NU. Hal ini juga karena momen ini adalah momen bersejarah," kata guru sekolah dasar ini.
Dalam pantauan Ketik.com, acara terlambat dimulai. Seharusnya, acara dimulai pada pukul 21.00 WIB. Namun, sampai menjelang pukul 21.45, acara masih belum dimulai.
Acara pertama dijadwalkan akan diisi dengan lantunan sholawat bersma Syubhanul Muslimin dan majlis shalawat se-Malang Raya.
Gelaran Mujahadah Kubro 1 Abad NU inj akan diikuti lebih dari 100 ribu jemaah. Selain itu, ada juga sejumlah tokoh agama dan pejabat pemerintahan yang juga hadir. Bahkan, Presiden Prabowo akan memberikan sambutan pada Minggu, 8 Februari 2026 pagi. (*)
