KETIK, MALANG – SMP Negeri 2 Malang terus berupaya memantapkan diri sebagai sekolah berbasis lingkungan. Setelah ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri pada 2021, sekolah yang berada di pusat Kota Malang ini kini melangkah menuju predikat Asean Eco School.
Tekad tersebut diwujudkan melalui langkah nyata. Budaya peduli lingkungan diinternalisasikan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang terintegrasi. Peserta didik tidak hanya belajar konsep pelestarian lingkungan di kelas, tetapi juga mempraktikkannya langsung melalui berbagai program berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Selain itu, sekolah ini memiliki sejumlah fasilitas ramah lingkungan. Di area sekolah, siswa terlibat aktif dalam pengelolaan bank sampah, pemanfaatan area komposting, perawatan hidroponik, budidaya ikan, hingga budidaya jamur.
Taman toga, kandang satwa edukatif, serta ruang terbuka hijau dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup yang menghubungkan teori pembelajaran dengan praktik nyata. Pendekatan ini dinilai efektif membangun kesadaran ekologis sekaligus menumbuhkan karakter tanggung jawab pada peserta didik sejak dini.
Selain unggul dalam penguatan budaya lingkungan, sekolah ini juga didukung sarana dan prasarana pembelajaran yang lengkap. Setiap ruang kelas dilengkapi proyektor. Tersedia pula laboratorium biologi, fisika, komputer, perpustakaan, laboratorium boga, serta studio musik dan gamelan.
Fasilitas pendukung kegiatan kesiswaan seperti ruang OSIS, sanggar pramuka, dan ruang paskibra turut menunjang proses belajar yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Secara kelembagaan, sekolah yang berdiri sejak 1 Juni 1950 ini menjadi salah satu SMP tertua di Kota Malang. Letaknya yang strategis di pusat aktivitas kota memudahkan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Dalam penguatan karakter dan layanan siswa, sekolah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Malang, puskesmas, BNN, BPBD, serta TNI dan Polri dalam pembinaan bela negara. Keterbukaan pengelolaan anggaran BOSNAS dan BOSDA juga menjadi bagian dari komitmen tata kelola yang transparan dan ramah anak. (*)
