KETIK, MALANG – Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) melakukan Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) Periode IV di Desa Pandansari, Malang. Kegiatan tersebut untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung pada 3 Februari 2026 itu bertujuan mendukunb peningkatan kapasitas pemerintah daerah. Mulai dari transparansi, partisipatif, hingga berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Agustinus Ghunu, menjelaskan PMT sejalan dengan Nilai Budaya I-PROGRES. Nilai tersebut menjadi pedoman kerja bagun Unitri yang harus tercermin dalam pengabdian.
“Nilai budaya I-PROGRES mencakup Integritas, Pelayanan, Profesionalisme, Gotong Royong, dan Respiritualitas tercermin dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Tematik ini," ujarnya.
Melalui PMT ini, mahasiswa tak hanya belajar namun juga menjadi media dalam menerapkan ilmu administrasi publik. Banyak pelajaran yang dapat diambil mahasiswa ketika praktik langsung di lapangan.
"Mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu administrasi publik, tetapi juga membangun karakter dan kepedulian sosial melalui penguatan tata kelola pemerintahan desa yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Ketua Kelompok 12 PMT, Marselina Bili menjelaskan mahasiswa fokus pada pendampingan administrasi pemerintahan desa serta peningkatan partisipasi masyarakat.
“Kami berupaya membantu pemerintah desa dalam memperkuat sistem tata kelola pemerintahan yang lebih tertib administrasi dan berkelanjutan, sekaligus belajar langsung dari dinamika pemerintahan desa,” tuturnya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Pandansari, Bambang Riyanto. Menurutnya kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif bagi tata kelola pemerintahan di Pandansari.
"Kehadiran mahasiswa sangat membantu dalam memberikan pemahaman baru terkait tata kelola pemerintahan desa dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembanunan desa,” katanya. (*)
