KETIK, KENDAL – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan lampu merah Ketapang Barat, Kota Kendal, pada Rabu pagi 4 Februari 2026. Bukannya ketegangan karena razia, para pengendara justru disambut dengan senyum ramah dan bingkisan menarik dari aparat kepolisian.
Aksi simpatik ini merupakan bagian dari hari ketiga pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026. Satlantas Polres Kendal menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kendal untuk turun langsung mengedukasi masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
Dipimpin oleh Kaurbinops Satlantas Polres Kendal, Iptu Joko Santoso, S.Sos., M.M., petugas membagikan brosur edukasi, stiker, hingga bingkisan khusus bagi pengendara yang terbukti tertib dalam berlalu lintas.
"Kami ingin masyarakat merasa dirangkul. Melalui pembagian bingkisan ini, kami harap pesan keselamatan sampai ke hati masyarakat, bukan sekadar kewajiban formal di jalan raya," ujar Iptu Joko di sela kegiatan.
Operasi Keselamatan Candi 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Mewakili Kapolres Kendal, Kasat Lantas AKP Panji Yugo Putranto, S.Tr.K., S.I.K., M.P.A., menegaskan bahwa penindakan hukum kali ini lebih mengedepankan pencegahan.
"Fokus utama kami adalah preemtif dan preventif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan," tegas AKP Panji. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan stakeholder seperti Dishub bertujuan untuk memperkuat budaya tertib lalu lintas, khususnya di jalur strategis Pantura Kendal.
Langkah edukatif ini mendapat apresiasi dari para pengguna jalan. Banyak pengendara menilai metode sosialisasi seperti ini jauh lebih efektif dan tidak menakutkan dibandingkan penilangan konvensional.
Hingga kegiatan usai, arus lalu lintas di Jalan Tentara Pelajar terpantau aman, lancar, dan terkendali. (*)
