Camat Asembagus, Sosialisasi Prapenyaluran Bantuan Kerohiman Tahap Akhir

2 April 2026 13:21 2 Apr 2026 13:21

Thumbnail Camat Asembagus, Sosialisasi Prapenyaluran Bantuan Kerohiman Tahap Akhir

Faishol Afandi, Koordinator penyaluran bantuan kerohiman saat melaksakan sosialisasi Prapenyaluran di Pendopo Desa Jangkar, 2 April 2026 (Foto: Adinda Octaviani/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Kembali Faishol Afandi Camat Asembagus sekaligus Koordinator penyaluran bantuan kerohiman dari Menhan RI, menggelar sosialisasi prapenyaluran bantuan ternak tahap VI atau tahap terakhir di Pendopo Balai Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis 2 April 2026.

Sosialisasi prapenyaluran bantuan Kerohiman ternak sapi dan domba ini, dihadiri Forkopimca Asembagus dan Jangkar, Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Situbondo serta 169 penerima manfaat.

“Sosialisasi prapenyaluran bantuan Kerohiman ternak sapi dan domba ini dilaksanakan agar 169 Penerima manfaat yang berasal dari Kecamatan Jangkar, Panji, Kapongan dan Situbondo ini berlangsung tertib saat penyaluran berlangsung,” jelas Koordinator penyaluran bantuan kerohiman, Faishol Afandi.

Lebih lanjut, Faishol menjelaskan bahwa 169 orang penerima manfaat yang terdampak pembangunan Bandara Kiai As’ad tersebut, berasal dari Desa Jangkar sebanyak 114 orang, Desa Agel 27 orang dan Desa Sopet sebanyak 12 orang, Kecamatan Jangkar.

Selanjutnya, kata Faishol, Desa Kayuputih sebanyak 3 orang penerima, Desa Klampokan sebanyak 1 orang penerima dan Desa Tenggir sebanyak 2 orang penerima. Sedangkan warga di Kecamatan Kapongan sebanyak 6 orang penerima dan warga di wilayah Kecamatan Situbondo sebanyak 4 orang penerima. Jumlah total penerima manfaat sebanyak 169 orang.

“Penyaluran akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 8 April 2026 di kandang Dusun Bangeran, Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Setiap penerima bantuan kerohimanan ini akan mendapat 1 ekor sapi dan 2 ekor domba,” tutur Faishol.

Sebelum bantuan kerohiman ini diserahkan kepada yang berhak menerima, kata Faishol, hewan ternak tersebut sudah melalui proses pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh dokter hewan atau petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo.

“Bantuan kerohiman ini tidak boleh dijual-belikan. Jika bantuan ini dijualbelikan, maka akan mendapat sanksi. Sebab, penyaluran bantuan kerohiman dari Kemenhan RI ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak pembangunan bandara Kiai As’ad,” tegas Faishol. (*)

Tombol Google News

Tags:

Camat Asembagus Sosialisasi Prapenyaluran bantuan Kerohiman Tahap Akhir