KETIK, SLEMAN – Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri agenda Syawalan sekaligus Pengukuhan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) Banyuraden yang digelar di Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Selasa malam, 7 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Harda menyoroti pentingnya menghapus sekat perbedaan demi mempercepat pembangunan di tingkat akar rumput.
Momen syawalan ini dihadiri oleh seluruh perangkat kalurahan dan perwakilan lembaga masyarakat se-Banyuraden, Gamping. Bupati Sleman Harda Kiswaya menilai, tradisi halalbihalal bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan instrumen penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat gotong royong warga.
"Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi kita semua untuk menghapus sekat-sekat perbedaan serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Bupati Harda di hadapan para pengurus lembaga desa yang baru dikukuhkan.
Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Harda menyaksikan langsung pengukuhan jajaran pengurus LKK Banyuraden yang meliputi ketua dan pengurus RT, RW, Tim Penggerak PKK, LPM, Karang Taruna, Posyandu, hingga Satlinmas. Ia menitipkan pesan agar para pengurus menjalankan amanah dengan niat tulus sebagai mitra strategis pemerintah.
Menurutnya, LKK memiliki posisi vital dalam menyelenggarakan pembangunan dan menjaga ketertiban. Ia berharap lembaga-lembaga ini mampu menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat sekaligus jembatan aspirasi warga dalam mencari solusi atas berbagai persoalan di lapangan.
Menutup arahannya, Bupati Harda mengajak seluruh elemen masyarakat di Banyuraden untuk memperkuat kolaborasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai sendirian oleh pemerintah, melainkan butuh rasa memiliki dari setiap warga terhadap program yang dicanangkan.
"Sinergi antara pemerintah kalurahan, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kita harus terus menjaga komunikasi dan kolaborasi," pungkasnya. (*)
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
8 April 2026 08:20 8 Apr 2026 08:20
Fajar Rianto, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Bupati Sleman Harda Kiswaya memberikan sambutan dalam Syawalan dan Pengukuhan LKK Banyuraden di Graha Bina Husada, Selasa malam 7 April 2026. (Foto: Prokompim Sleman for Ketik.com)
Trend Terkini
1 April 2026 19:17
Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban
1 April 2026 15:12
Polres Batu Beberkan Kronologi Penemuan Pemuda Tewas di Jembatan Kembar Cangar
2 April 2026 16:01
Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 Dibuka, Ini Jadwal Ujian dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
4 April 2026 18:45
Daftar Susunan Pemain Persebaya Vs Persita, Misi Usung 3 Poin Bajul Ijo di Kandang
3 April 2026 17:15
MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI
Tags:
Bupati Sleman Harda Kiswaya Pemkab Sleman Banyuraden Sleman LKK Syawalan 2026 pemberdayaan masyarakat Gamping Berita Sleman Hari IniBaca Juga:
Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar NormaBaca Juga:
JPU Ungkit Peran Raudi Akmal, Sebut Dana Hibah Pariwisata Sleman Hanya Demi Kepentingan Sri PurnomoBaca Juga:
Eks Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Divonis 4 Tahun Penjara, Satu Hakim Minta Terdakwa DibebaskanBaca Juga:
Teka-teki Pasal 55 Terdakwa Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Siapa Menyusul ?Baca Juga:
Sleman Lepas 479 Atlet Pelajar ke POPDA DIY, Bupati Harda Tekankan Pembinaan KarakterBerita Lainnya oleh Fajar Rianto
7 April 2026 21:29
Sowan ke Sri Sultan HB X, Danrem 072/Pamungkas Bicara Ketahanan Nasional dan Budaya Yogyakarta
7 April 2026 18:47
Pulang ke Kota Pejuang, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono Kini Pimpin Korem 072/Pamungkas
7 April 2026 18:43
Pabrik Rokok HS di Magelang Rangkul Karyawan Difabel, Sediakan Mess Gratis
7 April 2026 12:50
Cegah Radikalisme di Birokrasi, Pemprov DIY dan Densus 88 Perkuat Integritas ASN
7 April 2026 06:45
Mengapa Eks Bupati Sri Purnomo Tak Perlu Terima Uang untuk Disebut Korupsi?
