BPPD Kota Malang Gandeng Swasta Genjot Wisata 2026, Bidik Wisman dan Devisa

31 Januari 2026 20:45 31 Jan 2026 20:45

Thumbnail BPPD Kota Malang Gandeng Swasta Genjot Wisata 2026, Bidik Wisman dan Devisa

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang, Hariadi. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang terus mengoptimalkan perannya dalam memperkuat citra kepariwisataan daerah, baik di kancah nasional maupun internasional. Langkah strategis ini diambil guna mendongkrak angka kunjungan wisatawan sekaligus memacu pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Kota Malang.

Sebagai garda terdepan promosi, BPPD Kota Malang mengemban sejumlah tugas vital. Selain meningkatkan citra pariwisata melalui destinasi unggulan, lembaga ini fokus peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) demi mendorong devisa. 

Tak kalah penting, memotivasi wisatawan nusantara untuk meningkatkan pembelanjaan di berbagai sektor pariwisata lokal.

Tak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, BPPD Kota Malang juga rutin menggalangkan pendanaan dari berbagai sumber di luar APBN maupun APBD sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

Pendanaan ini dimanfaatkan untuk memperkuat program kolaborasi dan pengembangan program pariwisata berkelanjutan.

BPPD Kota Malang juga melakukan riset dan kajian strategis untuk mendukung pengembangan usaha bisnis pariwisata. Riset tersebut menjadi dasar dalam menciptakan program promosi yang tepat sasaran serta selaras dengan tren dan kebutuhan pasar wisata.

Secara fungsi, BPPD bertindak sebagai koordinator promosi yang menjembatani para pelaku usaha dengan Pemerintah Daerah. Struktur organisasinya pun inklusif, melibatkan unsur penentu kebijakan dan pelaksana dari berbagai latar belakang, mulai dari asosiasi kepariwisataan, profesi, maskapai penerbangan, hingga akademisi.

Kepala BPPD Kota Malang, Hariadi, menegaskan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam membangun ekosistem pariwisata yang kuat di tahun 2026.

"Mengait sektor swasta perlu ditingkatkan partisipasinya untuk pembangunan daerah. Pengusaha swasta diajak untuk memajukan Kota Malang, saya yakin mereka mau,” ungkap Hariadi, Sabtu, 31 Januari 2026. 

“Mereka akan bisa aktif, hal ini bisa meningkatkan efektifitas dan efisiensi anggaran," imbuhnya.

Selain itu, struktur BPPD terdiri dari unsur penentu kebijakan dan unsur pelaksana, seperti perwakilan dari asosiasi kepariwisataan, asosiasi profesi, asosiasi penerbangan, serta pakar atau akademisi. Unsur ini dipimpin oleh seorang ketua dan wakil ketua yang dibantu oleh sekretaris.

Keberadaan BPPD Kota Malang diharapkan bisa menjadi penggerak promosi pariwisata daerah sekaligus menjembatani kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat untuk mewujudkan pariwisata Kota Malang yang berdaya saing dan berkelanjutan.(*)

Tombol Google News

Tags:

BPPD Kota Malang Kota Malang pariwisata Kota Malang hariadi Devisa Malang