Tips Pakar K3 UB Agar Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal Mudik

18 Maret 2026 22:00 18 Mar 2026 22:00

Thumbnail Tips Pakar K3 UB Agar Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal Mudik

Tips Pakar K3 UB Agar Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal Mudik. (Foto: Lutfia Indah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Tradisi mudik Lebaran sering kali menyisakan kekhawatiran bagi masyarakat yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Menanggapi hal tersebut, Universitas Brawijaya (UB) melalui Kepala Divisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3L), Prof. Dr. Ir. Qomariyatus Sholihah, menekankan bahwa prinsip keselamatan tidak hanya berlaku di jalan, tapi juga di rumah yang ditinggalkan.

Menurut Prof. Qomariyatus, penerapan K3 dalam kehidupan sehari-hari sangat penting untuk memastikan ketenangan selama berada di kampung halaman.

“Langkah sederhana seperti memastikan rumah dalam kondisi aman juga bagian dari penerapan K3 dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita dapat bepergian dengan lebih tenang,” tuturnya, dikutip dari laman resmi UB.

Mitigasi Risiko Kebakaran dan Pencurian

Prof. Qomariyatus menjelaskan beberapa langkah teknis yang wajib dilakukan pemudik sebelum mengunci pintu rumah. Hal ini meliputi pengelolaan kelistrikan dan gas yang sering menjadi pemicu kecelakaan domestik saat rumah kosong.

Beberapa langkah mitigasi tersebut di antaranya:

  • Mengunci seluruh pintu dan jendela.
  • Mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan untuk mencegah arus pendek (korsleting).
  • Memastikan kompor dan saluran gas telah tertutup dengan baik.

Ia mengingatkan bahwa persiapan yang matang adalah kunci dari keselamatan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Prinsip K3 pada dasarnya mengajarkan kita untuk mengidentifikasi risiko sejak awal dan melakukan langkah pencegahan agar perjalanan tetap aman,” jelasnya.

Persiapan Perlengkapan Darurat

Selain mengamankan rumah, ia juga menyarankan pemudik untuk tidak meremehkan perlengkapan darurat di kendaraan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menyeluruh. Kotak P3K, senter, dan segitiga pengaman harus tetap tersedia.

“Perlengkapan keselamatan sering dianggap sepele, padahal dalam situasi tertentu bisa sangat membantu. Prinsipnya adalah selalu siap menghadapi kemungkinan risiko di jalan,” tambahnya.

Melalui kampanye bertajuk “Keluarga Aman, Mudik Bahagia, Kecelakaan Skip,” Universitas Brawijaya berharap seluruh masyarakat dapat menjalani momen Lebaran dengan penuh kebahagiaan tanpa rasa cemas terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Tips Pakar K3 UB UB Universitas Brawijaya mudik Mudik Lebaran lebaran rumah ditinggal mudik