KETIK, JAKARTA – Sebanyak dua angkatan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dari seluruh Indonesia diterjunkan ke sejumlah wilayah di Aceh untuk membantu pemulihan pascabencana. Aksi kemanusiaan ini melibatkan hampir 1.000 praja muda dan praja madya.
Para praja ini diberangkatkan ke Aceh pada awal Januari 2026 lalu. Mereka dilepas langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) IPDN, La Ode Muhammad Alam, mengatakan para praja dikerahkan ke Aceh sebagai bentuk kontribusi nyata IPDN dalam mendukung percepatan pemulihan dari dampak bencana banjir dan tanah longsor.
"Semua praja dari dua angkatan, praja muda dan praja madya se-Indonesia, kami kerahkan ke Aceh untuk membantu pemulihan pascabencana. Total hampir 1.000 orang," ujar La Ode Muhammad Alam, Rabu, 28 Januari 2026.
Menurutnya, dari target 30 titik penanggulangan yang telah ditetapkan, sebagian besar lokasi sudah berhasil diselesaikan. Para praja dijadwalkan menjalani masa tugas selama 30 hari dan saat ini telah memasuki pekan terakhir pelaksanaan kegiatan.
"Mereka bertugas selama 30 hari dan sekarang sudah masuk pekan terakhir. Dari target 30 titik, sudah banyak yang selesai kami tangani," katanya.
Adapun fokus utama kegiatan para praja adalah membersihkan kompleks fasilitas pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal. Fasilitas yang menjadi sasaran meliputi gedung perkantoran, koramil, kantor ATR/BPN, sekolah, perpustakaan, serta sejumlah fasilitas publik lainnya.
La Ode menambahkan, keterlibatan praja IPDN diharapkan dapat meringankan beban pemerintah daerah dan masyarakat setempat dalam proses pemulihan pascabencana.
"Tugas utama mereka adalah membersihkan dan menata kembali fasilitas pemerintahan supaya pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. Ini bagian dari pembelajaran sekaligus pengabdian praja kepada masyarakat," pungkasnya.
Tak hanya membantu agar fasilitas pemerintahan bisa lekas beroperasi kembali, para praja IPDN ini juga terlibat dalam proses evakuasi korban banjir. Bahkan, salah satu aksi mereka saat mengevakuasi korban banjir sempat viral.
Dalam video yang dibagikan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, melalui akun instagramnya, tampak sejumlah praja IPDN menolong seorang warga Aceh Tamiang yang tergeletak lemas di dalam lumpur.
Setelah mengevakuasi, para praja ini memberikan pertolongan medis darurat dan membawa warga tersebut ke rumah sakit. (*)
